Berita Jawa Tengah

Pasar Darurat Weleri Tahap Awal Selesai Akhir Februari, Disdag Kendal: Ada 600 Pedagang Aktif

Plt Kepala Disdag Kabupaten Kendal, Alfebian mengatakan, pembangunan relokasi pasar darurat tahap pertama di eks terminal sudah capai 90 persen.

Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Proses pembangunan Pasar Darurat Weleri, Kabupaten Kendal di eks terminal seusai terbakar, Jumat (5/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Disdag Kabupaten Kendal manargetkan relokasi Pasar Darurat Weleri tahap awal selesai pada akhir Februari 2021.

Rencananya, 600 pedagang di eks Pasar Weleri I yang terbakar akan dipindahkan ke relokasi darurat yang berada di tiga titik. 

Plt Kepala Disdag Kabupaten Kendal, Alfebian Yulando mengatakan, pembangunan relokasi pasar darurat tahap pertama di eks terminal sudah mencapai 90 persen.

Hanya saja, pekerjaan 200 los lapak di dua titik ini terkendala banjir.

Banjir dan Longsor Kepung Kendal, Ratusan Rumah Terdampak, Mayoritas Karena Air Sungai Meluap

Jalan Provinsi Rusak Parah, Penghubung Temanggung dan Kendal di Ngadirejo, Tiap Hari Ada Korban

Tempat Relokasi Sementara Pedagang Pasar Weleri Kendal Sudah Capai 90 Persen

Pekerjaan yang seharusnya tinggal finishing agar bisa segera ditempati 200 pedagang untuk berjualan terpaksa mundur dari jadwal.

Pekerja harus membuatkan saluran irigasi agar air hujan di wilayah sekitar tidak membanjiri alas bangunan.

"Jumlah pedagang yang sudah mulai aktif berdagang ada 600 orang."

"Sudah terbangun 200 los lapak di tahap pertama."

"Sisanya, 400 lapak akan dibangun di area gudang padi, yang tak jauh dari eks terminal," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (5/2/2021).

Kata Alfebian, relokasi pasar darurat tahap pertama diharapkan selesai pada akhir Februari 2021.

Sedangkan tahap kedua selesai pada Maret 2021. 

Dengan selesainya pembangunan pasar darurat, nantinya bisa menampung 600 pedagang sementara waktu.

Selanjutnya dilakukan pembangunan relokasi pasar tetap di eks pasar hewan dengan anggaran Rp 3,6 miliar dari APBD.

"Yang relokasi pasar darurat sifatnya semi permanen."

"Artinya, pedagang akan menempatinya sekira 1 tahun sebelum relokasi pasar tetap selesai dibangun."

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved