Breaking News:

Berita Kebumen

Bendahara Pemkab Kebumen Minta Maaf, Gaji dan TPP ASN Bulan Januari Telat. Ini Penyebabnya

Pemerintah Kabupaten Kebumen terlambat memberikan tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) awal 2021 bagi para ASN.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Kepala Dinas Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kebumen Aden Andri di ruang kerjanya, Kamis (4/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten Kebumen terlambat memberikan tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) awal 2021 bagi para ASN.

Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Aden Andri.

Menurut dia, keterlambatan tersebut dikarenakan sistem Keuangan daerah yang belum optimal.

Selain itu, keterlambatan ini terjadi lantaran ada perpindahan sistem dari Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) ke Sistem Informasi Manajemen Daerah (Simda) yang diakomodir Bank Jateng.

"Di awal tahun 2021 ini memang gaji terlambat dan TPP bulan Desember seharusnya dibayarkan pada tanggal 10 Januari. Tapi, karena sistem keuangan kita belum optimal, kemarin ada perubahan dari SIPD pindah ke Simda, ini mengakibatkan perlu waktu untuk penyesuaian itu," jelasnya, Kamis (4/2/2021).

Pantai Menganti Kebumen Sudah Dibuka Lagi, Polisi: Operasi Yustisi Juga Kami Ditingkatkan

SK P3K Pemkab Kebumen Diserahkan, Ada Satu Batal Karena Masuki Masa Pensiun

Pemuda di Kebumen Ini Nyabu Katanya Biar Kuat Saat Bikin Telur Asin

Akses Jalan di Wadasmalang Kebumen Tertutup Material Longsor

Dijelaskan Aden, saat ini, semua transaksi yang ada dalam pemerintahan harus dilakukan secara nontunai, termasuk juga dalam Pembayaran gaji dan TPP bagi ASN.

Masalahnya, proses CMS (cash management system) antara Bank Jateng Dan BPKAD baru bisa terkoneksi pada bulan Februari ini.

"Sistemnya yang memang TPP dibayarkan secara nontunai lewat rekening dan ini proses CMS Bank Jateng. Kami baru connect Februari," ujarnya.

Aden menargetkan bulan Februari di pekan kedua, pembayaran TPP kepada seluruh ASN sudah terealisasikan semua.

Proses saat ini, kata dia, tinggal menunggu pengajuan dari masing-masing bendahara OPD. Sebab, dari sistem teknis keuangan sudah terkoneksi antara DPKAD dengan Bank Jateng.

Atas keterlambatan tersebut, Aden meminta maaf kepada ASN di lingkungan Pemkab Kebumen.

Bobol SMPN 4 Sragi Kabupaten Pekalongan, Maling Gasak 20 Komputer dan 91 Tablet di Lab Komputer

Pasar di Purbalingga Hanya Boleh Buka Pukul 01.00-11.00 WIB saat Penerapan Jateng di Rumah Saja

Dikabarkan Batal Nikah dengan Adit Jayusman, Begini Jawaban Pedangdut Ayu Ting Ting

Di Salatiga, Hanya Mal yang Tutup saat Jateng di Rumah Saja di Terapkan

Dia berjanji, TPP bisa dibayarkan bulan ini. Untuk itu, bendahara setiap OPD diminta segera mengajukan pencairan kepada BPKAD.

"Jadi, untuk teman-teman ASN, saya sekali lagi selaku bendahara daerah, mengucapkan mohon maaf atas keterlambatan ini," katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved