Breaking News:

Jateng di Rumah Saja

Warga KTP Jateng Dilarang Masuk Banyumas, Sekda: Kami Akan Minta Mereka Balik Lagi

Sekda Banyumas, Wahyu Budi Saptono mengatakan, tim gabungan akan berjaga selama 2X24 jam untuk memantau pergerakan keluar masuk masyarakat.

TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Sekda Banyumas Wahyu Budi Saptono saat ditemui di Pendopo Si Panji Purwokerto, Rabu (3/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Tim gabungan akan berjaga di perbatasan wilayah Kabupaten Banyumas selama pemberlakuan gerakan 'Jateng di Rumah Saja' pada Sabtu (6/2/2021) dan Minggu (7/2/2021).

Sekda Kabupaten Banyumas, Wahyu Budi Saptono mengatakan, tim gabungan akan berjaga selama 2X24 jam untuk memantau pergerakan keluar masuk masyarakat.

Bupati Banyumas: Jangan Sampai Ada Tempat Usaha Ditutup Paksa Petugas

Gerakan Jateng di Rumah Saja di Banyumas, Pasar Tradisional Tetap Buka dalam Penjagaan Petugas

5.432 Pekerja di Banyumas Dirumahkan Akibat Pandemi Covid, Mayoritas Pekerja Bidang Pariwisata

Kasus Covid Tembus 6.774 Pasien, Bupati Banyumas Ajak Ormas Jaga Warga Desa dari Penularan Corona

"Di perbatasan akan kami dirikan posko."

"2X24 jam ditungguin dari pihak TNI, Polri, Satpol PP dan Linmas, ditambah kepala OPD yang sifatnya supervisi," kata Wahyu seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (3/2/2021).

Posko tersebut didirikan di Kecamatan Pekuncen, Lumbir, Tambak, Somagede, Sokaraja, dan Sumbang.

Wahyu menjelaskan, selama gerakan 'Jateng di Rumah Saja', warga luar kota dilarang masuk wilayah Banyumas.

"Harapannya besok (masyarakat) yang lewat Banyumas, kalau KTP Jateng ya disuruh balik, tapi kalau KTP Jakarta, misal mau ke Yogyakarta, dipersilakan."

"Tapi kalau KTP Jateng ya balik," ujar Wahyu.

Wahyu mengatakan, untuk kali ini tidak memberlakukan kewajiban surat keterangan bebas Covid-19 bagi warga luar kota yang akan masuk Banyumas.

"Karena ini tidak ada yang masuk (Banyumas), makanya tidak ada rapid test antigen, tapi tetap kami siapkan."

"Harapannya kan tidak ada yang masuk Banyumas," kata Wahyu. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Selama "Jateng di Rumah Saja" Perbatasan Banyumas Dijaga, Pendatang Dilarang Masuk"

Semua Pasar Ditutup Selama Dua Hari di Pemalang, Objek Wisata Juga Demikian

Jateng di Rumah Saja, PHRI Karanganyar: Okupansi Hotel dan Resto Otomatis Nol Persen di Akhir Pekan

SK P3K Pemkab Kebumen Diserahkan, Ada Satu Batal Karena Masuki Masa Pensiun

Dukung Gerakan Jateng di Rumah Saja, Bupati Purbalingga Tunggu Kebijakan Teknis dari Gubernur

Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved