Breaking News:

Berita Kebumen

Curiga Lampu Rumah Belum Mati Hingga Siang, Warga Adimulyo Kebumen Temukan Sutinah Sudah Tewas

Sutinah pertama kali ditemukan oleh saudaranya, Saliyem (76), yang berniat mengantar makanan sekitar pukul 12.00 WIB.

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi jenazah korban pembunuhan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Warga Desa Adimulyo, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen, digegerkan kabar meninggalnya tetangga mereka, Sutinah (69), Selasa (19/1/2021).

Saat ditemukan, warga yang hidup sebatang kara, di rumahnya di Dukuh Kaliduren, Desa Adimulyo, itu dalam kondisi memprihatinkan.

Sutinah pertama kali ditemukan oleh saudaranya, Saliyem (76), yang berniat mengantar makanan sekitar pukul 12.00 WIB.

Saliyem awalnya curiga dengan kondisi di dalam rumah Sutinah. Pasalnya, lampu rumah belum dimatikan padahal hari sudah siang.

"Selanjutnya, ia meminta tetangga mengecek keberadaan korban," jelas Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Polres Iptu Sugiyanto, Rabu (20/1/2021).

Baca juga: Perbaiki Semua Jalan Rusak di Kebumen, Pemkab Butuh Rp 2,7 Triliun, Ini Rencana Arif Sugiyanto

Baca juga: 5 Berita Populer: KPU Hibahkan Thermogun ke Desa-Korban Sriwijaya Air Asal Kebumen Dimakamkan

Baca juga: Pelaku Sering Main dan Diberi Makan di Rumah Korban, DPO Kasus Pencurian Handphone di Kebumen

Baca juga: Joki Maupun Penonton Saling Pasang Taruhan, Aksi Balap Liar di JLSS Kebumen, Enam Pemuda Ditangkap

Warga semakin curiga saat mencoba mengetuk pintu namun Sutinah tidak merespon.

Akhirnya, warga memutuskan masuk melalui jendela. Mereka dibuat terkejut karena mendapati Sutinah tergeletak di ruang tengah bagian belakang dalam kondisi sudah meninggal.

"Jenazah sudah mulai membusuk saat warga menemukan," terang Iptu Sugiyanto.

Tak lama kemudian, anggota polsek bersamaan Inafis Polres Kebumen dan puskesmas setempat datang ke lokasi kejadian.

Saat dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan tanda mencurigakan yang mengarah ke tindak pidana. Kuat dugaan, Sutinah meninggal karena penyakit yang dideritanya.

Ini juga diperkuat keterangan tim medis dari Puskesmas yang tidak menemukan tanda penganiayaan pada tubuh korban.

Keterangan Saliyem, beberapa hari sebelum kejadian, ia sempat mengobrol dengan Sutinah di depan rumahnya. Saat itu, tidak ada tanda-tanda aneh pada diri korban.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, dalam kesehariannya, Sutinah tinggal sendiri di rumah. Sedangkan anak-anaknya tinggal di Jakarta.

Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (*)

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Tegal Raya Hari Ini, Sore dan Malam Hari Diprediksi Hujan Ringan

Baca juga: Bukit Serut, Lahan Persil Milik Perhutani yang Disulap Jadi Destinasi Wisata di Blora

Baca juga: Sengketa Lahan Kebondalem Purwokerto Belum Usai, Rencana Pembangunan Pusat Grosir Masih Terganjal

Baca juga: Bisakah Pemerintah Bisa Bersabar Sedikit? Aptrindo Jateng Tanggapi Kenaikan Tarif Tol di Pulau Jawa

Penulis: khoirul muzaki
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved