Breaking News:

Berita Banyumas

Sengketa Lahan Kebondalem Purwokerto Belum Usai, Rencana Pembangunan Pusat Grosir Masih Terganjal

Kawasan Kebondalem seyogyanya akan dijadikan sebagai pusat bisnis dan grosir terbesar di Jawa Tengah bagian selatan layaknya Tanah Abang di Jakarta.

TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Lokasi rencana pengembangan pusat grosir di kawasan Kebondalem, Purwokerto yang mangkrak pada Selasa (19/1/2021). Itu terjadi karena masih berstatus sengketa lahan hingga saat ini antara PT GCG dengan Pemkab Banyumas. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pengembangan pusat grosir di Jawa Tengah bagian selatan tepatnya di kawasan ekonomi strategis Kebondalem, Purwokerto masih terganjal belum adanya izin dari Pemkab Banyumas.

Persoalan kawasan pusat bisnis Kebondalem Purwokerto itu masih menemui jalan panjang karena sengketa lahan yang belum juga usai.

Kawasan Kebondalem seyogyanya akan dijadikan sebagai pusat bisnis dan grosir terbesar di Jawa Tengah bagian selatan layaknya Tanah Abang di Jakarta.

Baca juga: 48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19, 20 Orang Dikarantina di Baturraden

Baca juga: Baru 18 Hari Angka Kematian Akibat Covid Capai 76 Kasus, Ini Skenario yang Disiapkan Bupati Banyumas

Baca juga: Cek Kondisi Lansia Komorbid, Dinkes Banyumas Lakukan Tes Swab Massal Covid kepada 4000 Lansia

Baca juga: Miliki Tembakau Gorilla, Tiga Remaja di Banyumas Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Di lokasi tersebut akan dibangun bangunan empat lantai yang akan menjadi pusat pakaian, elektronik, dan sebagainya.

Seorang PKL Kebondalem Purwokerto, Judi (45) mengatakan, jika dirinya sudah menempati area Kebondalem sejak 2004.

"Saya berharap tetap di Kebondalem, dan mudah-mudahan sengketa lahan ini segera selesai."

"Jika ada pengembangan dan pembangunan lagi, ya semoga diprioritaskan tempat yang layak buat PKL yang ingin kembali seperti semula," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (19/1/2021).

Sengketa lahan itu kembali berlanjut manakala pada 8 Desember 2019 Pemkab Banyumas memasukan gugatan ke PN Purwokerto.

Itu terkait pengembalian aset lahan milik Pemkab Banyumas yang sudah terlanjur diserahkan pada pengembang dalam hal ini adalah PT Graha Cipta Guna (GCG).

Lahan yang digugat untuk dikembalikan adalah lahan Kebondalem yang saat ini menjadi kompleks pertokoan di Kota Purwokerto.

Halaman
1234
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved