Breaking News:

Berita Brebes

Khawatir Tergerus Sungai, Petugas PT KAI Pantau 24 Jam/Hari Kondisi Jembatan Rel Tunggal di Brebes

Petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) menjaga 24 jam setiap hari, jembatan hilir jalur kereta di atas Sungai Glagah di Desa Pecangakan, Brebes.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Jembatan rel kereta api di Desa Tonjong, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, putus pada Senin (11/1/2021) petang. Kejadian ini dipicu tiang penyangga rel ambruk diterjang derasnya arus Sungai Glagah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) menjaga 24 jam setiap hari, jembatan hilir jalur kereta di atas Sungai Glagah di Desa Pecangakan, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Penjagaan ini dilakukan agar kejadian putusnya jembatan hulu kereta yang ada di sebelahnya, tak terulang.

PYMT Manager Humas Daop 5 Purwokerto Hendra Wahyono mengatakan, jembatan hilir masih dapat difungsikan dengan baik, meski jembatan hulu di sebelahnya putus tergerus longsor.

"KAI tetap memantau dan menjaga jembatan dengan nomor BH 1120 24 jam penuh. Apalagi, melihat kondisi curah hujan yang tinggi hampir setiap hari, dikhawatirkan terjadinya banjir," kata Hendra melalui keterangan resmi, Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Sementara Waktu, PT KAI Berlakukan Jalur Tunggal di Linggapura-Bumiayu Brebes

Baca juga: Perjalanan KA Kamandaka Purwokerto–Tegal Dibatalkan, Imbas Putusnya Jembatan Rel di Brebes

Baca juga: Naik Kereta Api saat Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Penumpang Dilarang Ngobrol atau Bertelepon

Untuk mencegah gerusan aliran Sungai Glagah, kata Hendra, rencananya akan dipasang batu bronjong di sekitar pondasi jembatan baru yang saat ini digunakan.

"Hal ini masih dalam tahap proses menghitung dan mendatangkan alat material," ujar Hendra.

Diberitakan sebelumnya, jembatan KA di km 305+5/6 jalur hulu antara Linggapura-Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, putus akibat tergerus longsor, Senin.

PT KAI Daop 5 Purwokerto, untuk sementara, memberlakukan jalur tunggal pada jalur KA antara Linggapura-Bumiayu.

Hendra menambahkan, pihaknya berharap Ditjen Perkeretapaian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) segera membangun jembatan baru.

"Diharapkan, agar DJKA segera membangun jembatan baru. Dengan demikian maka perjalanan KA antara Linggapura–Bumiayu akan kembali normal menggunakan jalur ganda," kata Hendra. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jembatan KA di Brebes yang Putus Dijaga Petugas 24 Jam".

Baca juga: Tim SAR Temukan Korban Selamat Tertimpa Bangunan Gempa Majene Sulbar, Evakuasi Terkendala Alat Berat

Baca juga: Tes Swab PCR Kini Bisa Dilakukan di RSI Muhammadiyah Kendal, Ruang Isolasi Juga Ditambah 21 Ruangan

Baca juga: Ayah di Kudus Tega Cabuli Anak secara Berulang, Komnas PA Minta Sanksi Kebiri

Baca juga: Geruduk DPRD Temanggung, Warga Kwadungan Gunung dan Jurang Minta Penambangan Galian C Ditutup

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved