Berita Jawa Tengah

Sekolah Gelar Pertemuan Bersama Wali Murid, DPRD Karanganyar: Tolong Disdikbud Bisa Menegurnya

Kepala Disdikbud Kabupaten Karanganyar, Tarsa menuturkan, telah menegur pihak sekolah yang mengundang wali murid tersebut.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Anggota Komisi D DPRD dan Disdikbud Kabupaten Karanganyar mengunjungi SD Negeri 1 Kaling Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Kamis (7/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Disdikbud Kabupaten Karanganyar akan membuat surat edaran agar tidak menyelenggarakan pertemuan wali murid secara tatap muka di sekolah.

Surat edaran itu untuk menindaklanjuti laporan yang diterima anggota Komisi D DPRD Kabupaten Karanganyar.

Yakni tentang adanya pertemuan wali murid di sekolah untuk mengisi surat pernyataan terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka (KBM Tatap Muka).

Baca juga: Dua Objek Wisata Ini Masih Tutup Sejak Awal Pandemi, Berikut Penjelasan Disparpora Karanganyar

Baca juga: Rapid Test Antigen Kini Bisa Dilakukan di Seluruh Puskesmas di Karanganyar, Segini Tarifnya

Baca juga: Limbah Medis Dibuang Sembarangan di Karanganyar, Ditemukan di Bawah Tumpukan Sampah Popok

Baca juga: Asrama BLK Karangpandan Dijadikan Tempat Isolasi, DKK Karanganyar: Januari Sudah Siap Digunakan

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Karanganyar, Endang Muryani meminta agar dinas menegur pihak sekolah yang mengadakan pertemuan dengan wali murid itu.

"Kami ada aduan dalam situasi seperti ini."

"Ada satu sekolah dasar memanggil wali murid."

"Wali murid disuruh mengisi pernyataan untuk KBM tatap muka," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (7/1/2021).

Dia mengungkapkan, langkah untuk meminta persetujuan pelaksanaan pembelajaran tatap muka sebenarnya tidak menyalahi aturan.

Namun tindakan itu dikhawatirkan justru membingungkan orangtua.

Mengingat saat ini perkembangan kasus Covid-19 di Karanganyar cukup tinggi.

Berdasarkan infromasi yang dihimpun Tribunbanyumas.com, tercatat ada 441 kasus positif Covid-19 hingga Rabu (6/1/2021).

Menurutnya, dalam kondisi seperti saat ini, prestasi serta rangking bukan menjadi target utama.

Akan tetapi justru aspek kesehatan peserta didik maupun masyarakat umum.

Pembelajaran dapat dilakukan secara daring atau dengan mengundang guru les ke rumah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved