Berita Nasional

Jelang Kebebasan Abu Bakar Ba'asyir, Polresta Solo Siapkan Tim Pengurai Kerumunan

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyampaikan, back-up yang dilakukan dengan menerjunkan Tim Pengurai Kerumunan (TPK).

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MUHAMMAD SHOLEKAN
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Polresta Solo akan membackup pengamanan kepulangan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir (ABB).

Pengasuh Ponpes Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo itu dijadwalkan bebas dari Rutan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jumat (8/1/2021) besok.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyampaikan, back-up yang dilakukan dengan menerjunkan Tim Pengurai Kerumunan (TPK).

"Kami terus efektifkan TPK. Untuk skenario pengamanan tersebut sudah di ranah Polres Sukoharjo," ucapnya, Rabu (6/1/2021).

Baca juga: Jalani Hukuman 15 Tahun Penjara, Terpidana Kasus Terorisme Abu Bakar Baasyir Bebas 8 Januari 2021

Baca juga: Jelang Abu Bakar Baasyir Bebas, Kapolda Jateng Ingatkan Warga Tak Berkerumun saat Penjemputan

Baca juga: Mobil Nyungsep di Sawah saat Lewat Tol Ngawi-Solo di Sragen, Sopir Meninggal

Baca juga: Ini Pesan Terakhir Pedangdut Chaca Sherly kepada Adik sebelum Tewas Kecelakaan di Tol Solo-Semarang

Kapolresta mengungkapkan, di masa pandemi Covid-19 saat ini, masyarakat tidak diperbolehkan menyelenggarakan kegiatan yang berpotensi memicu kerumunan.

Apabila ada penyambutan kedatangan ABB di Kota Solo, pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

Namun, lanjut Ade, tim pengurai tidak hanya diterjunkan untuk kepulangan Abu Bakar Ba'asyir tapi juga bertugas dalam kegiatan lain masyarakat.

Menurutnya, tindakan tegas yang dilakukan ini sesuai penegakan protokol kesehatan, KUHP, maupun Undang-undang Kesehatan.

"Sudah diatur sesuai Surat Edaran Wali Kota Solo, jika ada lima orang berada di satu tempat maka bisa disebut berkerumun. Jika nekat berkerumun, kami bubarkan," tegasnya.

Mantan Kapolres Karanganyar itu berharap kepada semua pihak agar tak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, termasuk penyambutan ABB.

Baca juga: UPDATE Kecelakaan Maut di Tol Ungaran: Sopir Eks Personel Trio Macan Chacha Sherly Jadi Tersangka

Baca juga: Mobil Luxio Terbakar di Depan SDN 07 Kasepuhan Batang, Api dari Mesin Sambar Jeriken BBM di Belakang

Baca juga: Kalah 1-3 dari Juventus, AC Milan Tetap Kokoh di Klasemen Liga Italia

Baca juga: 5 Berita Populer: Kegiatan 3 Wilayah di Jateng Bakal Dibatasi-Rekonstruksi Ibu Bunuh Bayi Temanggung

Ade kembali menegaskan, tim TPK yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, serta intansi terkait, secara tegas akan menegakkan protokol kesehatan.

"Operasi yustisi kami lakukan terus menerus dari pagi, siang, sore, dan malam, dengan menggandeng semua pihak," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved