Breaking News:

Berita Bisnis

Berminat Pakai Mobil Listrik? Ini Daftar Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Indonesia

Dilansir laman resmi Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kini terdapat 39 titik charging station.

ANTARA FOTO/Reno Esnir
Petugas mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), di kawasan Fatmawati, Jakarta, Sabtu (12/12/2020). SPKLU dengan kemampuan fast charging 50 kW yang didukung berbagai tipe gun mobil listrik ini merupakan upaya Pertamina untuk mendukung pemerintah dalam mendorong tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik dalam negeri. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Pemerintah terus menggenjot pemanfaatan kendaraan bermotor listrik. Satu di antaranya lewat penambahan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

Upaya mempercepat era elektrifikasi kendaraan bermotor untuk dijadikan transportasi ini bertujuan menekan produksi polusi emisi serta impor bahan bakar minyak (BBM).

Bahkan, beberapa waktu lalu pihak PT PLN (Persero) telah melakukan uji coba perjalanan dari Jakarta menuju Bali menggunakan mobil listrik.

Hasilnya, biaya pengisian daya hanya menghabiskan sekitar Rp 200.000.

Baca juga: 2 Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Bakal Dibangun di Kabupaten Batang dan Kendal

Baca juga: Ganti Mobil Dinas, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Ganti Pakai Mobil Listrik

Baca juga: Pemuda Kober Ciptakan Mobil Listrik, Proposal Sempat Dicuekin Pemkab Banyumas, Begini Kisahnya

Namun, SPKLU masih jadi kendala karena amat terbatas.

Lantas, di mana saja penyebarannya?

Dilansir laman resmi Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kini terdapat 39 titik charging station yang sudah tersedia di Indonesia.

Rinciannya, 16 unit SPKLU berada di pusat perbelanjaan dan kantor PLN, satu unit di Bandara Soekarno-Hatta, 2 unit di SPBU Pertamina Jakarta, 3 unit di perkantoran, 20 unit di diler resmi, dan 15 unit di pool taksi.

Karyawan mengganti baterai sepeda motor listrik di Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU), Gedung Direktorat Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM), Jakarta, Senin (21/12/2020). Kementerian ESDM menargetkan hingga 2025 dapat membangun SPBKLU di 10.000 titik serta Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 2.400 titik guna mendukung penerapan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) untuk transportasi jalan di Indonesia.
Karyawan mengganti baterai sepeda motor listrik di Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU), Gedung Direktorat Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM), Jakarta, Senin (21/12/2020). Kementerian ESDM menargetkan hingga 2025 dapat membangun SPBKLU di 10.000 titik serta Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 2.400 titik guna mendukung penerapan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) untuk transportasi jalan di Indonesia. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Kemudian, terdapat tambahan 4 SPKLU baru di tempat peristirahatan ruas tol Jakarta-Surabaya yang terdiri dari SPKLU Rest Area KM 207 A Palikanci, SPKLU Rest Area 379 Batang, dan SPKLU Rest Area KM 519 A/B Sragen.

"Target kami dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) pada 2025 ialah menghadirkan 1.000 unit charging station dan 10.000 unit di 2050 untuk mendukung program KBLBB," kata Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Wanhar, belum lama ini.

Halaman
1234
Editor: rika irawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved