Berita Bisnis
Peserta Harus Tahu! TASPEN Purwokerto Beri Tips Hindari Penipuan
PT TASPEN Purwokerto memberikan tips agar terhindar dari berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan TASPEN.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Purwokerto memberikan tips agar terhindar dari berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan TASPEN.
TASPEN sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menyelenggarakan program jaminan sosial bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pejabat Negara, mengimbau seluruh peserta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan.
Perkembangan teknologi informasi dan penggunaan layanan digital, oknum tidak bertanggungjawab memanfaatkan celah tindakan penipuan menargetkan peserta pensiunyang rentan dalam aktivitas digital.
Baca juga: Waspada! 5 Modus Penipuan yang Mengatasnamakan TASPEN
"TASPEN Purwokerto menerima sejumlah laporan dari peserta tentang penipuan melalui pesan instan, telepon, atau surat elektronik yang mengatasnamakan TASPEN," kata Branch Manager TASPEN KC Purwokerto, Yanuar Faqih Hidayat kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (9/10/2025).
Modus Penipuan
Modus penipuan yang teridentifikasi saat ini berpotensi besar mencuri data pribadi dan membobol rekening peserta.
Beberapa modus penipuan yang tengah beredar di antaranya:
1. Berita mengenai penyaluran pensiun hanya melalui Kantor Pos
Informasi yang menyatakan bahwa penyaluran pensiun hanya dilakukan melalui Kantor Pos adalah tidak benar.
Saat ini, TASPEN bekerja sama dengan 44 mitra bayar yang terdiri dari 43 perbankan dan 1 Kantor Pos.
Seluruh mitra bayar ini dipilih secara selektif untuk memberikan layanan terbaik dan setara bagi seluruh penerima manfaat.
Dengan jaringan yang luas dan sistem layanan yang andal, peserta TASPEN memiliki keleluasaan untuk memilih mitra bayar sesuai kebutuhan dan kenyamanan masing-masing.
2. Penipuan mengatasnamakan pejabat atau karyawan TASPEN Purwokerto dengan modus verifikasi dan pembaruan data peserta
Penipu menghubungi peserta dengan mengaku sebagai karyawan TASPEN dan meminta peserta melakukan pembaruan data pribadi.
Biasanya, pelaku menyertakan tautan digital yang dikirimkan melalui WhatsApp, SMS, atau saluran komunikasi lain.
Jika diklik, tautan tersebut dapat mengarahkan peserta ke situs palsu yang menyerupai tampilan aplikasi resmi TASPEN dan merekam data pribadi seperti nomor rekening, NIP, NIK, hingga PIN atau OTP.
| PPJAI Siap Go Global: Jamu Indonesia Segera Tembus Amazon Amerika Serikat |
|
|---|
| Waspada Penipuan Keuangan Manfaatkan AI, Modus Gunakan Tiruan Suara dan Wajah |
|
|---|
| Azana Hospitality Raih Penghargaan 'Best Local Hotel Management' Exquisite Awards 2025 |
|
|---|
| FAW Truck Euro 5 Bikin Pengusaha Banyumas Tergoda: Nyaman dan Tangguh |
|
|---|
| Menkeu Tolak Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN, Purbaya: Itu Tanggung Jawab Danantara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/11102025-kepala-cabang-taspen-purwokerto-yanuar.jpg)