Breaking News:

Berita Tegal

Dendam Soal Tanah, Warga Tegal Tega Tusuk Pakai Belati 2 Tetangganya. Satu Korban Akhirnya Tewas

Saat bertemu, tiba-tiba Amar menyerang Hadiri menggunakan palu dan belati. Akibatnya, Hadiri mengalami luka serius di tubuhnya.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
Shutterstock
Ilustrasi tersangka ditahan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Dendam yang disimpan bertahun-tahun akhirnya mendorong Amar Faisal (35), warga Desa Tegalwangi, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, gelap mata. Amar tega menganiaya dua tetangganya hingga satu di antaranya, meninggal dunia.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (17/12/2020). Kejadian itu dipicu pertemuan Amar dengan Hadiri, tetangganya.

Saat bertemu itu, tiba-tiba Amar, yang bekerja sebagai pandai besi, menyerang Hadiri menggunakan palu dan belati. Akibatnya, Hadiri mengalami luka serius di tubuhnya.

Kasat Reskrim Polres Tegal AKP I Dewa Gede Ditya Krishnanda mengatakan, setelah menganiaya Hadiri, Amar pergi dan menemui korba keduanya, Tarjono.

Baca juga: Kaget Disalip Motor dari Kiri, Pengemudi Mobil Banting Setir Tabrak Pagar Stasiun Tegal

Baca juga: KABAR DUKA, Ahli Gizi RSUD Suradadi Tegal Meninggal, Puluhan Nakes Berikan Penghormatan Terakhir

Baca juga: BPBD Kota Tegal Kebanjiran Order Semprot Disinfektan, Sehari Bisa Capai 12 Lokasi

Baca juga: Ruang Istirahat Nahkoda Terbakar Hingga 40 Persen, Saat Perbaikan Kapal TB Muara Sejati di Tegal

Sama seperti sebelumnya, saat bertemu Tarjono, Amar juga langsung menyerang menggunakan pisau belati.

Tusukan ini mengenai ulu hati sehingga Tarjono akhirnya meninggal dunia.

"Saat ini, pelaku sudah kami amankan di polres untuk penyidikan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku nekat menyerang dan menganiaya kedua korban karena dendam lama, sekitar tiga tahun," ungkap AKP I Dewa Gede di Mapolres Tegal, Jumat (18/12/2020).

Menurut Dewa, Amar menganggap kedua korbannya itu akan menyerobot tanah milik orangtua pelaku.

Tim dari Satreskrim Polres Tegal tak hanya mengamankan amar tetapi juga barang bukti berupa pisau belati dan palu yang digunakan untuk menganiaya korban.

"Pelaku memiliki rasa benci terhadap korban. Ia beranggapan, korban ingin menguasai tanah milik orangtua pelaku. Dalam melancarkan aksinya, pelaku menggunakan pisau dan palu," katanya.

Kepada polisi, Amar mengaku bahwa Hadiri sebenarnya masih keluarga, yakni saudara sepupu.

"Pelaku kami jerat dengan Pasal 338 dan Pasal 351 dengan ancaman 15 tahun penjara," ujarnya. (*)

Baca juga: Masuk Jateng Harus Negatif Covid-19, Pemprov Juga Gelar Tes Rapid Antigen Acak di Tempat Wisata

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Jumat 18 Desember 2020 Rp 1.934.000 Per 2 Gram

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini: Siang Bakal Diguyur Hujan, Malam Mendung

Baca juga: Awas The Red Devils! Bruno Fernandes Bisa Saja Dibajak Barcelona Maupun Real Madrid

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved