Breaking News:

Berita Jateng

Masuk Jateng Harus Negatif Covid-19, Pemprov Juga Gelar Tes Rapid Antigen Acak di Tempat Wisata

Pemprov Jateng juga akan menggelar rapid test antigen secara acak kepada pendatang yang masuk lewat jalan tol.

TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
ILUSTRASI. Petugas medis sedang melakukan pengambilan swab terhadap warga di Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mewajibkan pendatang yang masuk wilayah tersebut mengantongi hasil negatif Covid-19 berdasarkan rapid test antigen, saat libur akhir tahun ini.

Pemprov Jateng juga akan menggelar rapid test antigen secara acak kepada pendatang yang masuk lewat jalan tol.

Rencananya, tes acak ini dilaksanakan di sejumlah rest area perbatasan dan tempat wisata.

Baca juga: Kebijakan Libur Nataru Keluar: Kerumunan di Tempat Umum Dilarang, Masuk Bali Wajib PCR H-2

Baca juga: Keluar Maupun Masuk Jakarta Wajib Sertakan Hasil Rapid Test Antigen, Berlaku Mulai 18 Desember 2020

Baca juga: Mudik Nataru Lewat Trans Jawa? Ini 5 Pospam di Rest Area Tol Pejagan-Pemalang yang Bisa Dimanfaatkan

Baca juga: Tingkat Kepatuhan Warga Terapkan Prokes Menurun, Begini Pesan Gubernur Ganjar

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 seperti yang terjadi saat masa libur panjang, Oktober lalu.

"Di Borobudur (Megelang), Prambanan (Klaten), Tawangmangu (Karanganyar), Dusun Semilir (Kabupaten Semarang), Dieng (Wonosobo), dan Baturaden (Banyumas) akan dilakukan screening rapid terhadap wisatawan," ujar Kepala Dinas Perhubungan Jateng Satriyo Hidayat kepada wartawan, Kamis (17/12/2020).

Selain itu, Dinas Kesehatan juga akan melakukan rapid test antigen secara acak terhadap pendatang di sejumlah rest area di wilayah Pantura.

"Screening bagi pengguna jalan akan dilakukan di rest area KM 260B, 379A, 429, 456A, 456B," jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, pihaknya akan menggelar rapid test antigen secara acak kepada pendatang di sejumlah titik keramaian.

"Yang mau bepergian itu harus tes antigen. Jadi, rapid-nya musti antigen, bentuknya kaya di-swab gitu. Kalau tidak, lebih baik tidak bepergian dulu agar kita sama-sama bisa saling menjaga," ujarnya.

Pihaknya juga akan menggelar operasi yustisi di sejumlah rest area yang melibatkan seluruh aparat, baik Polri, TNI, dan Satpol PP .

"Di rest area akan dipersiapkan tempat untuk kontrol sehingga tak terjadi kerumunan. Jawa Tengah akan siapkan yustisi di sana, Satpol PP, juga kepolisian dibantu TNI. Sekaligus, Dinkes untuk bisa ambil sampling test untuk lakukan pengamanan. Rencananya akan di beberapa titik,” katanya. (*)

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Jumat 18 Desember 2020 Rp 1.934.000 Per 2 Gram

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini: Siang Bakal Diguyur Hujan, Malam Mendung

Baca juga: Pengawasan Objek Wisata Makin Diperketat, Jelang Libur Akhir Tahun di Batang

Baca juga: Cuti Akhir Tahun ASN Pemprov DKI Wajib Ditunda, Ini Isi Lengkap Surat Edaran Pj Sekda

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved