Breaking News:

Berita Solo

Beda Perlakuan, Wali Kota Solo Persilakan Wisatawan Datang dan Pemudik Wajib Bawa Hasil Tes PCR

"Wisatawan silakan datang. Semua administrasi terkait Covid-19 adalah urusan hotel (tempat wisatawan menginap). Saya ngurusi pemudik saja," kata Rudy.

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: rika irawati
Tribunbanyumas.com/Yayan Isro Roziki
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo memastikan, wisatawan yang berlibur akhir tahun di Kota Bengawan tak akan dikarantina.

Bahkan, Rudy, sapaannya, mempersilakan mereka datang ke Solo.

"Wisatawan silakan datang ke Solo. Semua administrasi terkait Covid-19 adalah urusan hotel (tempat wisatawan menginap). Saya ngurusi pemudik saja," kata Rudy di Solo, Kamis (17/12/2020).

Baca juga: Dinilai Tak Efektif, Pemkot Solo Batal Lakukan Skrining Pemudik di Terminal dan Stasiun

Baca juga: Berlaku Mulai Jumat Pekan Depan, Mudik ke Solo Dikarantina di Gedung Technopark. Cuma Jagong, Aman

Baca juga: Hasil Hitung Cepat Pilwakot Solo, Gibran: Penting Warga Sehat, Kami Tunggu Angka Resmi dari KPU

Baca juga: Sudah Diumumkan Gubernur Ganjar Pranowo, UMK Karanganyar 2021 Masih Tertinggi di Soloraya

Pernyataan ini disampaikan Rudy terkait polemik rencana karantina bagi pemudik yang masuk wilayah Solo, saat libur Natal dan Tahun Baru.

Namun, rencana ini telah dibatalkan. Sebelumnya, Rudy memastikan, tak akan mengarantina pemudik maupun yang hanya melewati Solo untuk pulang kampung.

Lewat surat edaran dan peraturan wali kota terbaru, kebijakan terkait libur Natal dan Tahun Baru akan berlaku mulai 20 Desember 2020.

Dalam aturan baru itu, Rudy merinci perbedaan antara pemudik dan wisatawan.

Dia menyampaikan, pemudik adalah orang yang datang, menginap, dan tinggal sementara di tempat penduduk.

Sementara wisatawan adalah orang yang melakukan kegiatan tersebut di hotel.

Rudy menjelaskan, bagi para pemudik yang ingin datang ke Solo, diminta memperlihatkan hasil tes swab (PCR) yang berlaku selama 3 hari.

Baca juga: Waspada Bajir dan Longsor, Hujan Diperkirakan Guyur Purbalingga dan Purwokerto Siang-Malam Ini

Baca juga: Perlintasan Siboto Kalijambe Ditutup Buntut Kecelakaan Mobil Patroli vs KA Brantas, Warga Protes

Baca juga: Waduh, Hasil Pilkada Denpasar: Suara Golput Lebih Banyak dari Perolehan Suara Paslon Pemenang

Baca juga: Ingin Hasil Foto Produk Makanan Lebih Menarik? Berikut 5 Tips Memotret Pakai Ponsel

Namun, bagi yang tidak bisa memperlihatkan hasil tes swab akan langsung dijemput Satgas Covid-19 Kota Solo untuk dikarantina.

"Hasil swab berlaku jika belum melewati 3 hari dari tanggal keluar hasil swab tersebut. Selepas 3 hari, sudah tidak berlaku," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved