Berita Banyumas

Residivis Curi Motor di Banyumas, Uang Hasil Penjualan Digunakan Beli HP untuk Belajar Daring Anak

SP merupakan residivis kasus pencurian di wilayah Purwokerto Barat dan sedang mendapat pengurangan hukuman di masa pandemi.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Penyidik Polsek Pekuncen memeriksa SP, warga Ajibarang, pencuri motor di Desa Pasiraman Lor, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Kamis (10/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Unit Reskrim Polsek Pekuncen, menangkap SP (32), warga Desa Ajibarang Wetan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, lantaran mencuri sepeda motor milik Sukatno (59), warga Desa Pasiraman Lor, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas.

Kasus pencurian tersebut terjadi pada 16 November 2020 lalu.

"Modusnya, dia berkeliling mencari apapun yang mau dicuri. Akhirnya, melihat sepeda motor korban yang tengah diparkir di depan rumah, lalu dicuri," ujar Kapolsek Pekuncen, AKP Embar Yuliono, Jumat (11/12/2020).

Karena situasi yang sepi dan ada kesempatan, SP nekat melakukan aksinya.

Sukatno yang kehilangan sepeda motor kemudian melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian.

Baca juga: Tipu Korban Lewat Modus Jual Emas Murah, Warga Gancang Banyumas Ini Dibekuk Polsek Ajibarang

Baca juga: Bupati Banyumas Perintahkan ASN Berumur 55 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit untuk WFH

Baca juga: Antrean Spesimen Swab di Sejumlah RS di Purwokerto Membeludak, RSUD Banyumas Bangun Lab Mandiri

Baca juga: Ibu Rumah Tangga di Banyumas Bawa Kabur Motor Teman Kos, Dijual di Luar Jawa Lewat Ekspedisi Bus

SP dibekuk di rumahnya, pada Kamis (10/12/2020).

Sayangnya, sepeda motor hasil curiannya sudah dijual di Kecamatan Purwojati, Banyumas.

SP merupakan residivis kasus pencurian di wilayah Purwokerto Barat dan sedang mendapat pengurangan hukuman di masa pandemi.

Menurut polisi, dalam pemeriksaan, SP nekat mencuri untuk membelikan anaknya telepon pintar.

Telepon genggam itu digunakan anaknya belajar secara daring.

Karena perbuatannya, SP dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. SP terancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Gelombang Tinggi Rusak 15 Kapal Nelayan di Tambaklorok Semarang, Nelayan Pilih Bekerja di Proyek

Baca juga: 1 Nakes RSUD Salatiga Meninggal Akibat Positif Covid-19, Layanan Rumah Sakit Jalan Terus

Baca juga: Hasil Sementara Pilkada 2020 di Jateng: Kotak Kosong di Kebumen Dapat 38,7 Persen Suara

Baca juga: Hasil Pilkada Serentak 2020: 3 dari 7 Artis Diprediksi Lolos Jadi Pimpinan Daerah, Ini Nama-namanya

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved