Berita Tegal
Lanjutan Kasus Konser Dangdut Kota Tegal, Wasmad Tidak Ajukan Saksi Meringankan: Cukup Saya Saja
Meski sudah ditawarkan oleh majelis hakim, Wasmad atau WES penyelenggara konser dangdut viral di Kota Tegal tersebut, menyatakan tidak.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: deni setiawan
Hal itu disampaikan ahli pidana Dr Noor Aziz Said, saat dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas IA Tegal, Kamis (10/12/2020).
kepada Tribunbanyumas.com, Noor mengatakan, terdakwa dalam perbuatannya telah melanggar tiga tindak pidana.
Pertama melanggar Pasal 216 KUHP, tidak menaati perintah aparat penegak hukum dalam hal ini adalah polisi.
Kedua melanggar Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018, terdakwa telah menghalang-halangi atau mengganggu pelaksanaan kekarantinaan kesehatan.
Dalam hal ini berkaitan dengan kedaruratan kesehatan di masa pandemi Covid-19.
Ketiga melanggar Pasal 14 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Penyakit Menular, yaitu telah menghalang-halangi pemberantasan penyakit menular.
"Kalau dari tiga ini, menurut doktrin hukum pidana disebut Meerdaadse Samenloop, unsur-unsurnya gabungan dari beberapa perbuatan."
"Masing-masing dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri-sendiri," kata dosen tidak tetap di Fakultas Syariah IAIN Purwokerto itu.
Noor menjelaskan, simpulan tersebut didapatkannya setelah menganalisis kronologis perkara yang ditulis pejabat penyidik kepolisian.
Simpulan didapat berdasarkan kronologis yang dibacakan polisi dan ia baca sebanyak tiga kali tanpa mengetahui identitas pelaku.
"Intinya pelaku yang disebutkan di dalam kronologi itu telah melanggar tiga tindak pidana," ungkapnya. (Fajar Bahruddin Achmad)
Baca juga: Hasil Pilkada Serentak di Jateng, PDIP Beberkan Alasan Kekalahan di Empat Daerah Ini
Baca juga: Pengembang Serahkan 17 Sertifikat Fasum Perumahan, Pemkab Temanggung: Guna Hindari Sengketa
Baca juga: Pematangan Lahan Taman Wasesa Salatiga Digarap Tahun Depan, Rencana Telan Rp 10 Miliar
Baca juga: Hasil Pilkada Serentak di Jateng, PKB Klaim Menang di Delapan Daerah, Berikut Kata Gus Yusuf