Penanganan Corona

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Ditambah, Ditempatkan di Bangsal Teratai RSUD Kota Salatiga

Sri Pamuji menyatakan, selain menempatkan pasien corona dalam ruang isolasi khusus penanganan juga ketat menerapkan protokol kesehatan.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Direktur RSUD Kota Salatiga, dr Sri Pamuji Eko Sudarko. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - RSUD Kota Salatiga menambah 30 ruang isolasi khusus bagi pasien positif virus corona (Covid-19). 

Direktur RSUD Kota Salatiga, dr Sri Pamuji Eko Sudarko mengatakan, penambahan ruang isolasi dilakukan menyusul kasus di Salatiga yang terus mengalami peningkatan.

"Penambahan ruang isolasi tersebut berada di Bangsal Teratai."

"Bangsal tersebut dikhususkan untuk perawatan pasien positif corona," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (2/12/2020).

Baca juga: Serapan Pajak Belum Penuhi Target Tahun Ini, BKD Kota Salatiga Masifkan Program Pendukung

Baca juga: Info Covid-19 Kota Salatiga Hari Ini: Satu Meninggal, Sembuh Lima Orang, Tambah Sepuluh Kasus

Baca juga: Tunda Lagi Sekolah Tatap Muka, Disdik Salatiga Tunggu Kebijakan Pemkot

Baca juga: Tambahan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Mulai Disiapkan, Antisipasi Lonjakan Kasus di Salatiga

Sri Pamuji menyatakan, selain menempatkan pasien corona dalam ruang isolasi khusus penanganan juga ketat menerapkan protokol kesehatan.

Sehingga pasien lain tidak akan bertemu dengan pasien Covid-19. 

Dia menambahkan, seluruh tenaga medis yang bertugas melakukan penanganan diwajibkan mengenakan alat pelindung diri (APD) level III.

Kemudian, ruang isolasi pasien corona juga dilengkapi peralatan medis yang memadai. 

"Ini langkah yang kami lakukan untuk menghadapi peningkatan kasus corona di Kota Salatiga."

"Sejauh ini tingkat kesembuhan pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD mencapai 95 persen," katanya.

Dia mengungkapkan, pasien yang dalam penanganan kemudian meninggal dunia disebabkan memiliki riwayat penyakit komorbid.  

Pamudji mengimbau masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta menjaga kebersihan sanitasi.

"Itu langkah yang paling efektif untuk menjaga kesehatan dan antisipasi dini semua jenis penyakit."

"Jaga kebersihan lingkungan dan berolahraga," ujarnya. (M Nafiul Haris)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Baca juga: Banyumas Kembali Berzona Merah, Pemkab Fokus Lindungi Warga Berstatus Komorbid

Baca juga: Misterius, Buih Busa Muncul dan Cemari Sungai di Sokaraja Kulo Banyumas. Pemdes Bergerak Menyelidiki

Baca juga: Penerima Zakat Eks Karesidenan Banyumas Dilatih Bisnis Laundry Syariah, Ini Alasan Baznas Jateng

Baca juga: Dinkes Pastikan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Banyumas Menambah Tempat Tidur untuk Ruang Isolasi

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved