Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Serapan Pajak Belum Penuhi Target Tahun Ini, BKD Kota Salatiga Masifkan Program Pendukung

Akibat mewabahnya pandemi virus corona (Covid-19) pada tahun ini terjadi penurunan penerimaan daerah di Kota Salatiga.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
PEMKOT SALATIGA
DOKUMENTASI - Wali Kota Salatiga Yuliyanto melakukan pengundian Gebyar Undian Hadiah Pajak beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - BKD Kota Salatiga mencatat realisasi serapan pajak di Kota Hati Beriman sampai Oktober 2020 mencapai Rp 45.039 miliar.

Capaian tersebut, masih di bawah target pemasukan daerah melalui pajak tahun ini sebanyak Rp 55.583 miliar.

Kepala BKD Kota Salatiga, Adhi Isnanto mengatakan, agar masyarakat sadar, taat, dan disiplin membayar pajak, sejumlah kegiatan pendukung telah dibuat.

Baca juga: Info Covid-19 Kota Salatiga Hari Ini: Satu Meninggal, Sembuh Lima Orang, Tambah Sepuluh Kasus

Baca juga: Tunda Lagi Sekolah Tatap Muka, Disdik Salatiga Tunggu Kebijakan Pemkot

Baca juga: Tambahan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Mulai Disiapkan, Antisipasi Lonjakan Kasus di Salatiga

Baca juga: Ada Toko Online Khusus Buat Pelaku UMKM Kota Salatiga, Namanya LarisUKM.com

Sebagai contoh Gebyar Undian Hadiah Pajak sebagai bentuk penghargaan kepada Wajib Pajak atas ketaatan dalam pembayaran pajak.

“Selain itu juga untuk meningkatkan semangat aparatur dalam pemungutan pajak daerah."

"Termasuk juga meningkatkan penerimaan pendapatan daerah,” terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (27/11/2020).

Menurut Adhi, akibat mewabahnya pandemi virus corona (Covid-19) pada tahun ini terjadi penurunan penerimaan daerah.

Pasalnya banyak sektor ekonomi turun kinerjanya, bahkan banyak yang tutup karena wabah tersebut.

Ia menambahkan, Pemkot Salatiga dalam upaya mendorong kepatuhan Wajib Pajak telah memberikan relaksasi dengan memberikan keringanan atau stimulus.

Seperti perhotelan, restoran, parkir, ABT, hingga PBB-P2.

“Sehingga kami optimistis hingga akhir tahun target tersebut akan tercapai."

"Strategi yang kami jalankan adalah meningkatkan kesadaran Wajib Pajak dan menggali potensi pajak."

"Berusaha mempermudah proses pembayaran pajak daerah dengan menggandeng perbankan,” katanya. (M Nafiul Haris)

Baca juga: Akan Gelar Balap Liar, Gerombolan Pemuda di Jalan Bung Karno Purwokerto Dibubarkan Polresta Banyumas

Baca juga: Ditinggal Setahun Jelang Lulus, Mahasiswa IAIN Purwokerto Ini Putuskan Wisuda Virtual di Makam Ayah

Baca juga: Viral Mobil Tabrak Motor di Purwokerto, Begini Cerita Kronologi Kecelakaan Versi Gideon

Baca juga: Nasib Angkot Oranye Purwokerto, Kalah Saing dari Angkutan Daring Hingga Rencana Pengoperasian BRT

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved