Breaking News:

Berita Nasional

Imam Besar FPI Rizieq Shihab Minta Maaf Picu Kerumunan, Mengaku Sedang Jalani Karantina

Imam Besar FPI Rizieq Shihab meminta maaf kepada masyarakat karena telah menyebabkan kerumunan manusia di sejumlah acara, di tengah pandemi covid-19.

Editor: rika irawati
Tribunnews/Jeprima
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyapa pendukung dan simpatisan saat tiba di sekitar markas FPI, Petamburan, Jakarta Pusat (10/11/2020). Acara ini satu di antara kerumunan massa yang dinilai melanggar protokol kesehatan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab meminta maaf kepada masyarakat karena telah menyebabkan kerumunan manusia di sejumlah acara saat pandemi Covid-19.

"Saya minta maaf kepada semua masyarakat, kalau dalam kerumunan di bandara, Petamburan, Tebet, Megamendung terjadi suatu penumpukan (massa), yang memang di luar kendali karena antusiasnya umat," papar Rizieq saat acara Reuni 212 bertema Dialog Nasional 100 Ulama dan Tokoh, secara virtual, di Jakarta, Rabu (2/12/2020).

Agar tidak lagi menimbulkan kerumunan manusia, kata Rizieq, dirinya telah membatalkan sejumlah agenda di luar kota hingga kondisi Indonesia kembali normal.

"Saya dengan kawan-kawan di DPP FPI, semenjak kejadian itu, kami stop, tidak ada lagi kerumunan. Bahkan, seluruh rencana jadwal ke luar kota, daerah, kami stop sampai pandemi ini berakhir," kata Rizieq.

Baca juga: Dikabarkan Terpapar Covid-19, Rizieq Shihab Diminta Tes Swab

Baca juga: Prajurit TNI Turunkan Baliho Bergambar Rizieq Shihab, Pangdam Jaya: Itu Perintah Saya

Baca juga: Imam Besar FPI Rizieq Shihab Didenda Rp 50 Juta lantaran Dinilai Langgar Protokol Kesehatan

Baca juga: Kapolri Copot 2 Kapolda dan 2 Kapolres Terkait Kerumunan Massa yang Melibatkan Rizieq Shihab

Rizieq pun mengaku, dirinya sedang melakukan isolasi mandiri setelah berada di acara yang menimbulkan kerumunan manusia.

"Tim medis menyarankan, ini bukan persoalan Covid-19 atau tidak Covid-19, baik Covid-19 maupun tidak Covid-19, dalam suasana yang sudah crowded (ramai) seperti itu, ya seharusnya memang mengkarantina diri atau mengisolasi diri," papar Rizieq.

"Walaupun tidak Covid-19 sekalipun, tetap untuk pemulihan untuk menjaga. Atas saran mereka juga, nanti secara berkala, diperiksa, dengan rapid tes, swab antigen, swap PCR, dan lain sebagainya," sambung Rizieq. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rizieq Shihab Minta Maaf Acaranya Menimbulkan Kerumunan Manusia Saat Pandemi Covid-19.

Baca juga: Data Awal, Warga Banyumas Bakal Penerima Vaksin Covid-19 Mencapai 1,08 Juta Orang

Baca juga: Mendadak Miliarder, Warga Klaten Ini Terima Ganti Rugi Sawah Terdampak Tol Solo-Yogya Rp 1,5 Miliar

Baca juga: Mulai Tahun Depan, Pemkab Batang Fasilitasi UMKM Urus Hak Paten. Gratis!

Baca juga: Tanggul 2 Sungai di Cilacap Jebol, Ratusan Rumah di 5 Desa Kebanjiran. Ribuan Warga Sempat Mengungsi

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved