Breaking News:

Berita Cilacap

Tanggul 2 Sungai di Cilacap Jebol, Ratusan Rumah di 5 Desa Kebanjiran. Ribuan Warga Sempat Mengungsi

Ratusan rumah di 5 desa di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, terendam banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cilopadang dan Cilumuh, Selasa malam.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Air masih menggenangi jalan di Desa Cilopadang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Rabu (2/12/2020). Banjir melanda kawasan tersebut, Selasa (1/12/2020) akibat jebolnya tanggul Sungai Cilopadang dan Cilumuh. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Ratusan rumah di lima desa di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, terendam banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Cilopadang dan Cilumuh, Selasa (1/12/2020) malam.

Banjir menggenangi Desa Cilopadang, Sindangsari, Padangsari, Mulyasari, dan Padangjaya, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.

"Pagi ini sudah surut, hanya beberapa titik yang masih tergenang," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Tri Komara Sidhy, kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (2/12/2020).

Baca juga: 13 ANS Positif Covid-19, 4 OPD di Pemkab Cilacap Ditutup Sementara

Baca juga: Bentuk Solidaritas, Pemkab Purbalingga Kirim Bantuan, Buat Terdampak Bencana di Banyumas dan Cilacap

Baca juga: Dinkes Dirikan Tenda Darurat di Halaman RSUD Cilacap, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Baca juga: Vaksin Covid-19 Didistribusikan Mulai Desember di Jateng, Cilacap Dapat Jatah Paling Banyak

Tri Komara mengatakan, hujan lebat melanda Cilacap sejak Selasa (1/12/2020) pukul 14.00 WIB hingga 19.30 WIB.

Banjir yang melanda Dusun Benda, Desa Cilopadang, mengakibatkan 387 rumah warga terendam air berkisar 20-80 centimeter.

Di Dusun Benda, Desa Cilopadang, terdapat 359 keluarga atau 788 jiwa yang terdampak. Banjir ini membuat mereka mengungsi.

Sementara itu, di Desa Padangsari, banjir menggenangi pekarangan rumah warga dan persawahan di Dusun Benda Wetan. Ketinggian genangan air berkisar 30-50 centimeter.

Kemudian, di Desa Sindangsari, banjir merendam 91 rumah warga di Dusun Tanjungsari dengan tinggi genangan air berkisar 20-150 centimeter.

"Warga terdampak banjir akibat luapan Sungai Cilopadang di Dusun Tanjungsari itu sebanyak 93 keluarga yang terdiri atas 191 jiwa," imbuh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Cilacap, Heru Kurniawan di Cilacap.

"Berdasarkan data, sebanyak 50 keluarga mengungsi di masjid, dan rumah keluarga atau tetangga," lanjutnya.

Selanjutnya, di Desa Padangjaya, banjir merendam 130 rumah warga yang dihuni 340 jiwa. Ketinggian air di wilayah ini berkisar 20-70 centimeter.

Baca juga: 86 Persen Usaha Mikro Kecil di Jateng Terdampak Covid-19: Pendapatan Turun, Kesulitan Bayar Pekerja

Baca juga: Seorang Warga Dilaporkan Tewas Akibat Erupsi Gunung Semeru, Lahar Panas Masih Lewati Sungai

Baca juga: Banyumas Berstatus Zona Merah Covid-19, Bupati Belum Akan Perketat Daerah Perbatasan

Baca juga: Libur Akhir Tahun Batal 11 Hari, Pemerintah Tetapkan 28-30 Desember Bukan Cuti Bersama

Kemudian, banjir di Desa Mulyasari merendam 383 rumah warga yang dihuni 1.168 jiwa di Dusun Bojongsari dengan tinggi genangan air berkisar 30-150 centimeter.

Heru Kurniawan mengatakan, telah menyalurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan logistik non makanan di posko pengungsian.

"Warga yang mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing karena banjir sudah mulai surut dan kami masih melakukan pendataan kerusakan," ujarnya. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved