Breaking News:

Berita Nasional

Dugaan Pencemaran Nama Baik Jusuf Kalla, Ferdinand Hutahaean dan Rudi S Kamri Dilaporkan ke Polisi

"Kami menggunakan hak kami sebagai warga negara untuk mendapat perlindungan hukum atas dugaan pencemaran nama baik kepada ayah kami."

Editor: deni setiawan
KOMPAS.com/Ryana Aryadita
DOKUMENTASI - Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean di Landasan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (1/6/2019). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Putri kedua Wakil Presiden RI ke-12 Jusuf Kalla, Muswirah Jusuf Kalla melaporkan mantan kader Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, serta pemerhati sosial dan politik Rudi S Kamri ke Bareskrim Polri, Rabu (2/12/2020).

Ferdinand serta Rudi dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.

Unggahan keduanya di media sosial dinilai menyinggung JK.

Baca juga: 86 Persen Usaha Mikro Kecil di Jateng Terdampak Covid-19: Pendapatan Turun, Kesulitan Bayar Pekerja

Baca juga: Penerima Zakat Eks Karesidenan Banyumas Dilatih Bisnis Laundry Syariah, Ini Alasan Baznas Jateng

Baca juga: Dikerjakan Kementerian PUPR, Sebentar Lagi Jateng Punya Tol Semarang Harbour Sepanjang 21 Km

Baca juga: Alasan Kasus Covid-19 Masih Tinggi di Jateng, Bambang Kusriyanto Minta KBM Tatap Muka Dikaji Ulang

"Kami menggunakan hak kami sebagai warga negara untuk mendapat perlindungan hukum atas dugaan pencemaran nama baik kepada ayah kami."

"Karena itu sangat mengganggu keluarga kami," ungkap Muswirah yang biasa dipanggil Ira seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (2/12/2020).

Dia mengungkapkan, laporannya diterima aparat kepolisian dan per 2 Desember 2020.

Pihaknya juga menyertakan barang bukti berupa tangkapan layar unggahan Ferdinand dan Rudi di Twitter, YouTube, dan Facebook.

Cuitan Ferdinand yang dilaporkan berbunyi "Hebat juga si caplin, bawa duit sekoper ke Arab, bayar ini itu beres semua."

"Agenda politik 2022 menuju 2024 sudah dipanasi lebih awal."

"Tampaknya Presiden akan sangat disibukkan oleh kegaduhan rekayasa caplin demi anak emasnya si asu pemilik bus edan".

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved