Breaking News:

Penanganan Corona

Banyumas Kembali Berzona Merah, Pemkab Fokus Lindungi Warga Berstatus Komorbid

Atas peningkatan status tersebut, Pemkab Banyumas akan memfokuskan perlindungan terhadap orang yang memiliki penyakit pemberat atau komorbid.

Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas Achmad Husein saat ditemui di kompleks rumah dinasnya, Selasa (10/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Banyumas, terus meningkat sejak beberapa waktu terakhir.

Bupati Banyumas, Achmad Husein menyampaikan, saat ini status Kabupaten Banyumas meningkat dari zona oranye (risiko sedang) menjadi zona merah (risiko tinggi).

"Iya Banyumas zona merah," kata Husein seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (2/12/2020).

Baca juga: Misterius, Buih Busa Muncul dan Cemari Sungai di Sokaraja Kulo Banyumas. Pemdes Bergerak Menyelidiki

Baca juga: Data Awal, Warga Banyumas Bakal Penerima Vaksin Covid-19 Mencapai 1,08 Juta Orang

Baca juga: Banyumas Berstatus Zona Merah Covid-19, Bupati Belum Akan Perketat Daerah Perbatasan

Baca juga: Penerima Zakat Eks Karesidenan Banyumas Dilatih Bisnis Laundry Syariah, Ini Alasan Baznas Jateng

Atas peningkatan status tersebut, kata Husein, Pemkab Banyumas akan memfokuskan perlindungan terhadap orang yang memiliki penyakit pemberat atau komorbid.

"Kami akan konsentrasi perlindungan terhadap komorbid," ujar Husein.

Husein memaparkan, akan memasang stiker khusus di rumah yang dihuni oleh komorbid.

Orang yang di dalam rumah tersebut juga wajib mengenakan masker.

"Nanti dikasih masker gratis," kata Husein.

Husein mengatakan, tidak akan memperketat perbatasan untuk mengawasi orang yang keluar masuk dari wilayah Banyumas.

"Tidak ada (pengetatan), itu tidak efektif," ujar Husein.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved