Rabu, 13 Mei 2026

Penanganan Corona

Gedung BLK Kembali Dibuka, Bupati Temanggung: Buat Karantina Pasien Covid-19 Bergejala Ringan

Bupati Temanggung, M Al Khadziq menuturkan, dibukanya kembali ruang karantina di BKL sebagai langkah mengantisipasi lonjakan kasus ke depannya.

Tayang:
Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Bupati Temanggung, Muhammad Al Khadziq. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEMANGGUNG - Penuhnya ruang isolasi Covid-19 di beberapa rumah sakit di Temanggung akibat lonjakan kasus, mengharuskan pemerintah kembali membuka gedung karantina di BLK.

Hanya saja, gedung karantina yang sebelumnya digunakan untuk isolasi pasien Covid-19 tanpa gejala, kini juga diperuntukkan bagi pasien Covid-19 dengan gejala ringan.

Bupati Temanggung, M Al Khadziq menuturkan, dibukanya kembali ruang karantina di BKL sebagai langkah mengantisipasi lonjakan kasus ke depannya.

Baca juga: Kembali Edukasi Protokol Kesehatan, Pemkab Temanggung Bagikan 81 Ribu Masker Kain

Baca juga: Direktur RSUD Temanggung: Mayoritas Pasien Ketahuan Kena Covid-19 Seusai Screening di Rumah Sakit

Baca juga: Pemkab Temanggung Siapkan Tenaga Vaksinasi Covid-19, Setiap Puskesmas Siagakan 2-3 Petugas

Baca juga: UMK Temanggung 2021 Ditetapkan Rp 1.885.000, Ini Syarat Perusahaan Bila Ingin Ajukan Keberatan

Katanya, gedung tersebut sebagai extension atau perpanjangan ruang perawatan bagi yang telah dinyatakan positif Covid-19 tanpa gejala dan bergejala ringan.

"Kalau kesiapan alat medis di BLK sepertinya tidak ada."

"Nanti yang ditempatkan di BLK ini yang tidak bergejala dan bergejala ringan."

"Dokter yang akan menentukan siapa saja, yang bisa masuk di gedung karantina ini."

"Bisa juga yang sudah menjalani perawatan dan mendekati kesembuhan, teknisnya di dokter dan tenaga medis," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (30/11/2020).

Diketahui bahwa saat ini ruang isolasi pasien Covid-19 di Temanggung sudah mencapai batas maksimal.

Dengan dibukanya ruang karantina di BLK, setidaknya bisa menampung 45 orang selama menjalani isolasi dan pemantauan dari tim medis. 

Khadziq tidak memungkiri adanya peningkatan kasus Covid-19 di Temanggung dalam beberapa pekan terakhir.

Karena itu, ia meminta agar masyarakat kembali meningkatkan kedisiplinan agar mematuhi protokol kesehatan

Selain itu, ia juga mengintruksikan kepada pemerintah desa untuk memperkuat lagi Satgas Covid-19 masing-masing agar bisa menjaga dan mendisiplinkan warganya.

Seperti contoh mengawasi warganya yang menjalani isolasi mandiri agar mematuhi prosedur isolasi dan tidak berinteraksi secara langsung dengan warga lain sampai sembuh. 

"Kalau ada warga yang dinyatakan positif agar Satgas Jogo Tonggo mengawasi warganya supaya benar-benar isolasi mandiri."

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved