Breaking News:

Berita Jawa Tengah

UMK Temanggung 2021 Ditetapkan Rp 1.885.000, Ini Syarat Perusahaan Bila Ingin Ajukan Keberatan

Kepala Disnaker Kabupaten Temanggung, Agus Sarwono mengatakan, besaran UMK 2021 Temanggung naik 3,03 persen atau menjadi Rp 1.885.000.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
PEMKAB TEMANGGUNG
Kepala Disnaker Kabupaten Temanggung, Agus Sarwono. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEMANGGUNG - Pemkab Temanggung sedang membentuk tim yang bertugas menyosialisasikan kenaikan UMK 2021 kepada para pelaku usaha dan serikat pekerja.

Tim juga bertugas menginformasikan kepada perusahaan agar tidak ada yang nantinya melanggar ketentuan UMK yang telah disepakati bersama.

Kepala Disnaker Kabupaten Temanggung, Agus Sarwono mengatakan, besaran UMK 2021 Temanggung naik 3,03 persen atau menjadi Rp 1.885.000.

Baca juga: Mayoritas Ruang Isolasi Rumah Sakit Mulai Over Kapasitas, Ini Solusi Direktur RSUD Temanggung

Baca juga: Pastikan Perusahaan Bayar UMK 2021 sesuai Aturan, Pemkab Temanggung Segera Terjunkan Tim Sosialisasi

Baca juga: Curah Hujan Tinggi, Harga Cabai Rawit Merangkak Naik, Kini Capai Rp 31 Ribu di Temanggung

Baca juga: Pemkab Temanggung Siapkan Tenaga Vaksinasi Covid-19, Setiap Puskesmas Siagakan 2-3 Petugas

Sebelumnya, UMK Temanggung 2020 berada di angka Rp 1.825.000, atau naik Rp 60.000 mulai awal Januari 2021.

Kenaikan UMK Temanggung 2021 sebelumnya telah diajukan Bupati Temanggung M Al Khadziq kepada Pemprov Jateng.

Itu pun telah disepakati Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melalui SK Gubernur Nomor 561/62 Tahun 2020.

"Dengan putusan tersebut, kenaikan UMK berlaku mulai Januari 2021," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (27/11/2020).

Agus mengatakan, meski sudah ditetapkan dan disosialisasikan, perusahaan bisa saja menyampaikan keberatan atau meminta penangguhan terhadap ketetapan UMK 2021.

Itu selambat-lambatnya satu bulan setelah ditetapkan.

Hanya saja, bagi perusahaan yang hendak meminta penangguhan, terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan.

Seperti, perusahaan yang bersangkutan harus dilakukan audit baik manajemen maupun sarana dan prasarana.

Sementara perusahaan baru tidak diperbolehkan menyampaikan keberatan atau meminta penangguhan terhadap kenaikan UMK 2021.

"Prinsip kami akan segera sosilaisasikan tentang hal ini agar semua bisa paham dan mengerti."

"Termasuk perusahaan yang ada di Temanggung hingga serikat pekerja," jelasnya. (Saiful Ma'sum)

Baca juga: Rusunawa Tegalsari Sudah Ditempati, Wawali Kota Tegal: Delapan Pasien Sedang Jalani Isolasi Mandiri

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkab Tegal Tambah 158 Tempat Tidur di RSUD Suradadi

Baca juga: Pengelolaan Terminal Kota Tegal Diambil Alih Kemenhub, Tahun Depan Direhab Secara Menyeluruh

Baca juga: Manusia Silver Kembali Menjamur, Bahkan Kini Ada yang Remaja, Begini Respon Satpol PP Kota Tegal

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved