Breaking News:

Berita Tegal

Perhatikan, Sesuai Peraturan Menteri Sepeda Harus Dilengkapi Lampu dan Bel

Regulasi itu termuat dalam Peraturan Menteri No 59 Tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan.

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Sekretaris Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub RI, Marta Hardisarwono, saat berkunjung di Kota Tegal, Kamis (26/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM,TEGAL- Kementerian Perhubungan RI menetapkan regulasi guna menjamin keselamatan pesepeda di jalan.

Regulasi itu termuat dalam Peraturan Menteri No 59 Tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan.

Sekretaris Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub RI, Marta Hardisarwono mengatakan, peraturan menteri tersebut menjadi bentuk perhatian dan dukungan pemerintah terhadap keselamatan pesepeda di jalan raya.

Peraturan itu lahir karena melihat tingginya animo masyarakat dalam menggunakan sepeda di masa pandemi Covid-19, baik sebagai alat transportasi maupun sarana olahraga.

"Kementerian perhubungan telah menetapkan Peraturan Menteri Nomor 59 Tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan, sebagai satu bentuk perhatian dan dukungan terhadap keselamatan para pesepeda," katanya saat mengunjungi Kota Tegal, Kamis (26/11/2020).

Baca juga: Pengelolaan Terminal Kota Tegal Diambil Alih Kemenhub, Tahun Depan Direhab Secara Menyeluruh

Baca juga: Manusia Silver Kembali Menjamur, Bahkan Kini Ada yang Remaja, Begini Respon Satpol PP Kota Tegal

Baca juga: Hakim Tolak Eksepsi Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Berlanjut

Baca juga: Kota Tegal Punya 10 Trotoar Baru Akhir Tahun Ini, Anggaran Capai Rp 1,95 Miliar

Ata, sapaan akrabnya, mengatakan, semasa pandemi, antusiasme masyarakat terhadap sepeda sangat meningkat.

Bahkan bersepeda di masa pandemi menjadi tren gaya hidup agar masyarakat tetap sehat.

Ia berharap, peraturan menteri tersebut dapat membangun budaya tertib berlalu lintas bagi sepeda agar aman dan nyaman.

"Keselamatan pesepeda tentunya dipengaruhi dari komponen sepeda yang harus memenuhi persyaratan. Misalnya, memiliki spakbor, bel, rem, lampu, juga alat pemantul," ungkapnya.

sementara, Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi mengatakan, kunci berlalu lintas dengan aman itu tertib aturan yang ada.

Hal itu berlaku untuk sepeda motor ataupun sepeda.

"Keselamatan itu nomor satu. Nyawa itu nomor satu dibandingkan yang lain. Untuk itu, kepada seluruh masyarakat Kota Tegal, patuhi aturan lalu lintas sekaligus patuhi protokol kesehatan," katanya. (*)

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemkab Tegal Tambah 158 Tempat Tidur di RSUD Suradadi

Baca juga: Menahan Tangis Hingga Teriak Lihat Mobil Jadi Reaksi Dwi Sasono Selesai Jalani Rehabilitasi Narkoba

Baca juga: Bupati Situbondo Tutup Usia 3 Hari Setelah Dinyatakan Positif Covid-19

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Jumat 27 November 2020 Rp 1.962.000 Per 2 Gram

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved