Breaking News:

Berita Tegal

Kota Tegal Punya 10 Trotoar Baru Akhir Tahun Ini, Anggaran Capai Rp 1,95 Miliar

Ada 10 jalan yang sedang dibuatkan trotoar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Proyek pembangunan trotoar di Jalan Mayjend S Parman Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Rabu (25/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Masyarakat Kota Tegal sebentar lagi memiliki trotoar baru di beberapa ruas jalan. 

Ada 10 jalan yang sedang dibuatkan trotoar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal.

Kabid Bina Marga DPUPR Kota Tegal, Setia Budi mengatakan, proyek pembangunan trotoar tahun ini berada di 10 lokasi jalan. 

Baca juga: Mendikbud Buka Kesempatan Guru Honorer Jadi PPPK, Bupati Tegal: Semoga Semua Bisa Diangkat

Baca juga: Sidang Kasus Konser Dangdut Berlanjut, Ini Tanggapan Jaksa Atas Eksepsi Wakil Ketua DPRD Kota Tegal

Baca juga: Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Rusunawa dan GOR Difungsikan Tempat Isolasi Pasien di Kota Tegal

Baca juga: Eko Yakini Revitalisasi Alun-alun Kota Tegal Selesai Tepat Waktu, Secara Struktural Sudah Selesai

Lima pembangunan trotoar berada di Kelurahan Tegalsari, yaitu Jalan Udang, Jalan Sembilang, Jalan Mayjend S Parman, Jalan Brigjen Katamso, dan Jalan Piere Tendean.

Kemudian lima lainnya di Jalan Pattimura Kelurahan Pekauman, Jalan Imam Bonjol Kelurahan Pekauman, Jalan Tentara Pelajar Kelurahan Panggung.

Jalan Melati 2 Kelurahan Kejambon, dan Jalan Halmahera Kelurahan Mintaragen.

"Sumber dana pembangunan trotoar tersebut dari dana APBD 2020."

"Anggaran sekira Rp 1,95 miliar," kata Budi kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (25/11/2020). 

Budi menjelaskan, target pembangunan trotoar tersebut selesai pada 16 Desember 2020. 

Setelah itu masyarakat bisa mulai memfungsikan trotoar untuk berjalan. 

Budi berharap, adanya trotoar baru di 10 ruas jalan tersebut bisa menjadikan pejalan kaki lebih aman. 

Masyarakat juga diharapkan ikut serta dalam memelihara trotoar dan sarana umum lainnya. 

"Untuk model dan desain sudah mengacu pada estetika dan keamanan."

"Tentunya sesuai pedoman dari Kementerian PUPR RI," jelasnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Baca juga: Ditinggal Setahun Jelang Lulus, Mahasiswa IAIN Purwokerto Ini Putuskan Wisuda Virtual di Makam Ayah

Baca juga: Nasib Angkot Oranye Purwokerto, Kalah Saing dari Angkutan Daring Hingga Rencana Pengoperasian BRT

Baca juga: Viral Mobil Tabrak Motor di Purwokerto, Begini Cerita Kronologi Kecelakaan Versi Gideon

Baca juga: Teror Semut di Pageraji Banyumas, Ahli Entomologi Unsoed Purwokerto: Mungkin Habitatnya Terganggu

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved