Kamis, 23 April 2026

Pilkada Serentak 2020

Beredar Skor Hasil Debat Paslon Pilkada Purbalingga, KPU: Itu Hoaks

"Skor nilai yang beredar di media sosial dan media lain adalah berita bohong," kata Komisioner KPU Purbalingga Andri Supriyanto, Kamis (26/11/2020).

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM/ISTIMEWA
Beredar hasil penilaian debat paslon bupati wakil bupati Purbalingga di media sosial. KPU menegaskan, penilaian tersebut hoaks. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Debat terbuka pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Purbalingga selesai digelar, Rabu (25/11/2020) malam. Masing-masing paslon menyampaikan visi misi dan program kerja yang membawa kemajuan Purbalingga.

Siapa pemenang dalam pertarungan gagasan ini?

Tentu, debat paslon bukan untuk mencari pemenang melainkan mengetahui gagasan yang akan diterapkan jika terpilih nanti.

Dalam hal ini, KPU juga hanya memfasilitasi kedua paslon menyampaikan gagasannya terkait materi yang diajukan panelis.

Selebihnya, masyarakatlah yang menilai dan menentukan paslon mana yang pantas mereka pilih pada hari pencoblosan, 9 Desember nanti.

Baca juga: Debat Publik Pilkada Purbalingga: Oji Pamer MoU Lima Perusahaan, Tiwi Beri Stimulus Rp 30 Juta

Baca juga: Istri Mantan Bupati Purbalingga Lapor Bawaslu, Erni Tak Terima Fotonya Disalahgunakan Rival Politik

Baca juga: Debat Pilkada Kabupaten Purbalingga, Paslon Dilarang Bawa Pendukung

Baca juga: Debat Pilkada Purbalingga Digelar 25 November, Hadirkan Lima Panelis, Ini Materi yang Bakal Dikupas

Tetapi, entah darimana muasalnya, beredar di media sosial, skor penilaian debat publik Pilkada 2020 Kabupaten Purbalingga.

Di bawah papan skor itu tertulis keterangan,
penilaian dilakukan tokoh jurnalis, akademisi, dan organisasi masyarakat.

Indikator penilaian meliputi, argumentasi atau substansi pemikiran, tata berbicara dan strategi.

Skor penilaian itu menunjukkan, Paslon Oji-Zaini unggul dengan perolehan skor 495 dari Paslon Tiwi-Dono yang hanya memeroleh skor 390.

Sebagai penyelenggara resmi debat publik Pilkada 2020, KPU Purbalingga dengan cepat mengklarifikasi informasi yang telah beredar di media sosial itu.

"Skor nilai yang beredar di media sosial dan media lain adalah berita bohong," kata Komisioner KPU Purbalingga Andri Supriyanto, Kamis (26/11/2020).

KPU Purbalingga, kata Andri, tidak pernah bekerja sama dengan pihak manapun untuk menilai debat, apalagi memberikan skor penilaian atas hasil debat itu.

Ia pun tak mengetahui darimana muasal atau yang memproduksi informasi itu.

Ia pun mengimbau masyarakat selalu menjaga persatuan dan kesatuan meski beda pilihan.

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Kamis 26 November 2020 Rp 1.962.000 Per 2 Gram

Baca juga: Cuaca Hari Ini: Purwokerto dan Cilacap Dilanda Mendung Siang Hari, Hujan Ringan di Malam Hari

Baca juga: 419 Rokok Ilegal Disita Kantor Bea Cukai Solo, Ada Empat Tersangka Kasus di Boyolali dan Klaten

Baca juga: Jelang KBM Tatap Muka di Batang, Pelajar Pengguna Angkutan Umum Jadi Sasaran Rapid dan Swab Test

Ia mengatakan, berita hoaks pada umumnya terjadi ketika ada kontestasi politik, baik lokal maupun nasional.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved