Breaking News:

Berita Banyumas

Hamili Pelajar SMA, Pegawai Bengkel di Banyumas Ditangkap Polisi

HZ ditangkap setelah mendapatkan laporan dari orangtua korban, yaitu YP (17), warga Kecamatan Purwokerto Timur.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas memeriksa HZ (21), warga Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, di Mapolresta Banyumas, Selasa (24/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas mengamankan HZ (21), warga Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, karena melakukan tindakan persetubuhan terhadap gadis dibawah umur.

HZ ditangkap setelah mendapatkan laporan dari orangtua korban, yaitu YP (17), warga Kecamatan Purwokerto Timur.

YP diketahui masih berstatus sebagai seorang pelajar kelas 3 SMA. Akibat kejadian tersebut, YP saat ini hamil empat bulan.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas AKP Berry mengatakan, kejadian tersebut terjadi awal Juni 2020, di kamar salah satu hotel di kawasan Baturraden.

"Orang tua korban mengetahui hal tersebut setelah memanggil korban YP karena terlihat adanya perbedaan bentuk tubuh seperti sedang hamil. Setelah di cek urine menggunakan test pack, ternyata hasilnya positif," jelas Berry, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: Banyumas Sudah Punya Mesin Pirolisis, Mengolah Residu Sampah Anorganik Tanpa Tersisa

Baca juga: Klaster Perkantoran Kembali Terjadi di Banyumas, Aktivitas di Dua Kantor Dinas Ini Jalani WFH

Baca juga: Tekan Kasus Covid-19, Bupati Banyumas Terjunkan Tim Task Force yang Bertugas Bubarkan Kerumunan

Baca juga: Hajatan Kembali Dilarang di Banyumas, Hanya Sebatas Akad Nikah

Saat ditanya orangtuanya, YP menjawab telah disetubuhi seorang lelaki berinisial HZ.

Kemudian, orangtua YP melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Banyumas.

"HZ berhasil diamankan setelah petugas mendapatkan informasi tentang keberadaannya yang sedang bekerja di sebuah bengkel. HZ menyetubuhi korban dengan memberikan bayaran Rp 150 ribu," katanya.

Guna keperluan penyidikan lebih lanjut, pelaku beserta barang bukti berupa satu potong kaus lengan pendek warna kuning, satu potong celana panjang jeans warna biru, satu potong celana dalam warna hitam, dan satu potong BH warna hitam, diamankan di Mapolresta Banyumas.

Atas kejadian tersebut, HZ dijerat Pasal 81 UU Nomor 35 Tahun 2014 Jo UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Setelah Kolam Renang, Kini THR Kramat Batang Dilengkapi Panggung Budaya

Baca juga: Dinkes Jateng Klaim Tes Covid-19 di Wilayahnya Tinggi, Capai 67.000 Tes dalam Sepekan

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 dari Nakes dan Warga Melonjak, Ini yang Dilakukan Pemkab Purbalingga

Baca juga: UKSW Siapkan RSU Satya Wacana Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved