Berita Banjarnegara
Wujud Empati, Pemkab dan Kodim Banjarnegara Kirim Bantuan Buat Warga Terdampak Banjir di Cilacap
Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono mengatakan, bantuan yang dikirim ke Cilacap berupa 1.000 kantong beras masing-masing 5 kilogram, atau total 5 ton.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Curah hujan tinggi memicu bencana alam di beberapa daerah di eks Karesidenan Banyumas.
Wilayah selatan barat Jawa Tengah ini banyak dilintasi pegunungan maupun laut di sisi selatan atau samudera Hindia.
Tak ayal, jenis bencana alam di wilayah tersebut cukup lengkap, baik longsor, banjir, hingga erupsi gunung merapi.
Baca juga: UMK 2021 Banjarnegara Rp 1.805.000, Dinaker: Itu Jalan Tengah yang Disetujui Buruh dan Pengusaha
Baca juga: Ayo Dukung Dawet Ayu Banjarnegara Juarai API 2020 Kategori Minuman Tradisional, Begini Caranya
Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Tri Agus Prasetijo, Kakak Bambang Pamungkas Ini Jadi Pendidik di Banjarnegara
Baca juga: Operasi Zebra Candi Polres Banjarnegara, Prioritas Bersifat Edukasi dan Pencegahan
Tetapi di sisi lain, tingginya risiko bencana alam di wilayah itu justru melahirkan solidaritas dan sikap gotongroyong yang kuat di antara masyarakat.
Saat terjadi bencana alam besar di suatu daerah, aparat pemerintah atau relawan dari kabupaten lain ikut datang membantu.
Ini pula yang ditunjukkan oleh Pemkab Banjarnegara dan Kodim 0704 Banjarnegara.
Mereka mengirim bantuan berupa beras dan susu UHT Ultra untuk korban banjir di Kabupaten Cilacap.
Bantuan pun diantar langsung oleh Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono dan Dandim 0704 Banjarnegara Letkol Inf Sujaidi Feisal.
Dimana bantuan itu diterima Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman didampingi Sekda Kabupaten Cilacap, Farid Makruf di Pendapa Wijayakusuma Cilacap pada Sabtu (21/11/2020).
Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono mengatakan, bantuan yang dikirim berupa 1.000 kantong beras masing-masing 5 kilogram, atau total 5 ton.
Sedangkan susu UHT Ultra yang diberikan sebanyak 1.000 boks masing-masing isi 40 dus.
Budhi Sarwono mengungkapkan, bantuan beras dan susu ini merupakan wujud empati warga Banjarnegara kepada Cilacap, terutama yang tengah dilanda bencana banjir.
"Meski belum seberapa, inilah wujud simpati dan kecintaan kami."
"Semoga warga yang kena musibah diberi kesehatan dan keselamatan," kata Budhi kepada Tribunbanyumas.com, Senin (23/11/2020).
Budhi ingat betul, ketika ada bencana besar di Banjarnegara, relawan dan bantuan juga berbondong-bondong termasuk dari Cilacap.
Karenanya wajar, ia berusaha balik membantu saat masyarakat di daerah tetangga sedang dilanda musibah karena bencana.
Ia pun mengajak warga untuk eling waspada dan siaga (elwasi).
Budhi ikut mendoakan agar bencana bisa segera ditangani agar Cilacap kembali berseri.
"Covid belum sirna, ditambah sekarang ada bencana banjir."
"Semoga cepat tertangani, dan marilah kita lebih mendekatkan diri pada Allah," ajaknya.
Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman berterima kasih atas perhatian masyarakat Banjarnegara.
"Terima kasih atas perhatian Pemda dan masyarakat Banjarnegara, semoga menjadi amal kebaikan bagi semua," katanya.
Banjir sempat merendam sedikitnya 45 desa yang tersebar di 15 kecamatan yang ada.
Bencana banjir tersebut menggenangi wilayah Cilacap bagian timur dan barat.
Di wilayah Cilacap bagian timur yang terdampak banjir meliputi Kecamatan Sampang, Kroya dan Nusawungu.
Banjir juga melanda wilayah barat kabupaten itu meliputi Kecamatan Kedungreja, Sidareja, Bantarsari, Gandrungmangu, Cipari.
Wanareja, Majenang, Kawunganten, Kampung Laut, Karangpucung, Patimuan, serta Cimanggu. (Khoirul Muzakki)
Baca juga: Vaksin Covid-19 Didistribusikan Mulai Desember di Jateng, Cilacap Dapat Jatah Paling Banyak
Baca juga: Dua Warga Gandrungmangu Dilaporkan Tewas, Hanyut Terbawa Arus Luapan Sungai Darmaji di Cilacap
Baca juga: Santri Positif Covid-19 Sudah Sembuh, Ponpes El Bayan Cilacap: Musibah Ini Jadi Pelajaran Berharga
Baca juga: Dodi Kangen Keluarga, Mengintip Keseharian Pasien ODGJ di Panti Sosial Eks Psikotik Cilacap