Breaking News:

Berita Karanganyar

Pemkab Karanganyar Siap Gelar Sekolah Tatap Muka Awal 2021, Tetap Pertimbangkan Izin Orangtua

Bupati Karanganyar Juliyatmono berencana memulai pembelajaran tatap muka jenjang TK, SD, dan SMP di wilayah tersebut, awal 2021.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/AGUS ISWADI
Bupati Karanganyar Juliyatmono 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar Juliyatmono berencana memulai pembelajaran tatap muka jenjang TK, SD, dan SMP di wilayah tersebut, awal 2021.

Pernyataan itu disampaikannya seusai acara Rakor Bidang Pemerintahan Percepatan Pensertifikatan Tanah dan Aset Pemerintah melalui PTSL di Ruang Podang Setda Karanganyar, Senin (23/11/2020).

Yuli, sapaan akrabnya, menyampaikan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim sudah memberikan keleluasaan dengan memperbolehkan Pemda menyelenggarakan pembelajaran tatap muka pada 2021.

Namun, ada catatan, atas izin dari orang tua murid.

"Orangtua juga berhak menyampaikan ketidaksetujuannya (tidak setuju anaknya mengikuti KBM tatap muka) dan itu perlu diapresiasi," katanya.

Baca juga: Talud Lapangan Ambrol di Ngargoyoso Karanganyar, Timpa Bagian Dapur Rumah Maryono

Baca juga: Waktunya Akses Diperbaiki! Disparpora Karanganyar: Guna Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Museum Dayu

Baca juga: Kini Ada di Desa Koripan, Seorang Perangkat Positif Covid-19, Berikut Penjelasan DKK Karanganyar

Baca juga: Pengusaha Mengeluh, Apindo Karanganyar Minta Bupati Revisi UMK 2021

Menurutnya, pemkab perlu mengakomodir peserta didik yang belum mendapatkan izin mengikuti pembelajaran tatap muka dari orangtua.

Pasalnya, teknis pembelajaran bagi anak-anak tersebut juga perlu diperhatikan.

Dia mengungkapkan, KBM tatap muka nantinya menerapkan protokol kesehatan, seperti pengaturan jam belajar dan jumlah peserta didik.

"Kalau bisa, semuanya (jenjang TK, SD, SMP, dan SMA) ya semuanya. Tapi, kapasitas diatur dan jamnya diatur. Pagi sampai jam berapa, dan jumlahnya berapa," ucapnya.

Yuli mengatakan, Pemkab Karanganyar sebelumnya telah menggelar simulasi KBM tatap buka.

Namun, rencana pembelajaran tatap muka yang seyogyanya dimulai September 2020 itu terpaksa ditunda karena meningkatnya kasus virus Covid-19 di Karanganyar.

"Kami sudah siap beberapa kali simulasi, artinya kesiapan benar-benar sudah matang. Hanya, kemarin dokter anak memberikan pertimbangan. 'Pak, sebaiknya selamatkan generasi ini biar sehat dan tidak terlalu terburu-buru'. Risiko anak-anak tertular Covid-19 kan tinggi," ujarnya. (*)

Baca juga: KPU Kabupaten Pekalongan Mulai Sortir dan Lipat 739.726 Lembar Surat Suara

Baca juga: Tarik Wisatawan di Libur Akhir Tahun, Tempat Wisata di Blora Bakal Tampilkan Kesenian Barongan

Baca juga: Buruan, Selesaikan Pelatihan Sebelum 15 Desember Jika Tak Ingin Kepesertaan Kartu Prakerja Dicabut

Baca juga: Resmi Bercerai, Ini Surat Perpisahan Valentino Rossi untuk Tim Pabrikan Yamaha

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved