Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Waktunya Akses Diperbaiki! Disparpora Karanganyar: Guna Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Museum Dayu

Meski beberapa destinasi wisata di Karanganyar telah beroperasi, saat ini Museum Dayu belum beroperasi karena kondisi pandemi Covid-19.

TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Gapura menuju Museum Dayu, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (20/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Akses menuju Museum Purba Kluster Dayu yang berada di Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar perlu diperbaiki guna mendongkrak kunjungan wisatawan. 

Kepala Disparpora Kabupaten Karanganyar, Titis Sri Jawoto menyampaikan, ada beberapa kendala dalam meningkatkan jumlah kunjungan ke Museum Dayu.

Seperti akses menuju ke tempat tersebut yang dirasa masih tidak layak. 

Baca juga: Pengusaha Mengeluh, Apindo Karanganyar Minta Bupati Revisi UMK 2021

Baca juga: Kini Ada di Desa Koripan, Seorang Perangkat Positif Covid-19, Berikut Penjelasan DKK Karanganyar

Baca juga: Tradisi Ngangsu di Dusun Grenjeng Karanganyar Dikemas Jadi Destinasi Wisata Baru, Begini Jadinya

Baca juga: Selamat, 19 Produk UMKM Karanganyar Kini Mulai Dijual di Minimarket

Titis sapaan akrabnya, beberapa kali telah menyampaikan terkait kondisi jalan menuju Museum Dayu saat rapat dengan Kemendikbud maupun instansi terkait.

Menurutnya, akses itu penting dalam mempermudah dan memberikan kenyamanan para wisatawan yang hendak berkunjung ke Museum Dayu

"Ada jalur-jalur yang kerap rusak meskipun sudah dibangun."

"Akses itu kan penting."

"Karena kalau akses sulit, wisatawan tidak akan mau datang ke objek wisata tersebut," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (20/11/2020). 

Dia menjelaskan, akses menuju objek wisata itu kerap rusak karena adanya pergerakan tanah.

Sehingga dirasa perlu dibangun jalan yang sesuai dengan standar nasional. 

Di sisi lain, meski beberapa destinasi wisata di Karanganyar telah beroperasi, saat ini Museum Dayu belum beroperasi karena kondisi pandemi Covid-19.

Lanjutnya, semula operasional Museum Dayu direncanakan dimulai pada 14 November 2020.

Namun karena kondisi yang belum memungkinkan, akhirnya diundur kembali hingga batas waktu yang belum ditentukan. 

"Kami dapat surat langsung dari Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran agar ditunda terlebih dahulu," pungkas Titis. (Agus Iswadi)

Baca juga: Debat Pilkada Purbalingga Digelar 25 November, Hadirkan Lima Panelis, Ini Materi yang Bakal Dikupas

Baca juga: Biar Tidak Terkesan Gajian, Tahun Depan Ada Batasan Tahun Penerimaan PKH, Termasuk Purbalingga

Baca juga: Belum Dikover Pemkab Semarang, Bondan: Warga yang Isolasi Mandiri Sekadar Andalkan Jogo Tonggo

Baca juga: Uang Misterius Capai Puluhan Juta Rupiah di Batang, Petani: Bercampur Lumpur di Irigasi Persawahan

Penulis: Agus Iswadi
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved