Berita Jawa Tengah
Waktunya Akses Diperbaiki! Disparpora Karanganyar: Guna Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Museum Dayu
Meski beberapa destinasi wisata di Karanganyar telah beroperasi, saat ini Museum Dayu belum beroperasi karena kondisi pandemi Covid-19.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Akses menuju Museum Purba Kluster Dayu yang berada di Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar perlu diperbaiki guna mendongkrak kunjungan wisatawan.
Kepala Disparpora Kabupaten Karanganyar, Titis Sri Jawoto menyampaikan, ada beberapa kendala dalam meningkatkan jumlah kunjungan ke Museum Dayu.
Seperti akses menuju ke tempat tersebut yang dirasa masih tidak layak.
Baca juga: Pengusaha Mengeluh, Apindo Karanganyar Minta Bupati Revisi UMK 2021
Baca juga: Kini Ada di Desa Koripan, Seorang Perangkat Positif Covid-19, Berikut Penjelasan DKK Karanganyar
Baca juga: Tradisi Ngangsu di Dusun Grenjeng Karanganyar Dikemas Jadi Destinasi Wisata Baru, Begini Jadinya
Baca juga: Selamat, 19 Produk UMKM Karanganyar Kini Mulai Dijual di Minimarket
Titis sapaan akrabnya, beberapa kali telah menyampaikan terkait kondisi jalan menuju Museum Dayu saat rapat dengan Kemendikbud maupun instansi terkait.
Menurutnya, akses itu penting dalam mempermudah dan memberikan kenyamanan para wisatawan yang hendak berkunjung ke Museum Dayu.
"Ada jalur-jalur yang kerap rusak meskipun sudah dibangun."
"Akses itu kan penting."
"Karena kalau akses sulit, wisatawan tidak akan mau datang ke objek wisata tersebut," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (20/11/2020).
Dia menjelaskan, akses menuju objek wisata itu kerap rusak karena adanya pergerakan tanah.
Sehingga dirasa perlu dibangun jalan yang sesuai dengan standar nasional.
Di sisi lain, meski beberapa destinasi wisata di Karanganyar telah beroperasi, saat ini Museum Dayu belum beroperasi karena kondisi pandemi Covid-19.
Lanjutnya, semula operasional Museum Dayu direncanakan dimulai pada 14 November 2020.
Namun karena kondisi yang belum memungkinkan, akhirnya diundur kembali hingga batas waktu yang belum ditentukan.
"Kami dapat surat langsung dari Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran agar ditunda terlebih dahulu," pungkas Titis. (Agus Iswadi)
Baca juga: Debat Pilkada Purbalingga Digelar 25 November, Hadirkan Lima Panelis, Ini Materi yang Bakal Dikupas
Baca juga: Biar Tidak Terkesan Gajian, Tahun Depan Ada Batasan Tahun Penerimaan PKH, Termasuk Purbalingga
Baca juga: Belum Dikover Pemkab Semarang, Bondan: Warga yang Isolasi Mandiri Sekadar Andalkan Jogo Tonggo
Baca juga: Uang Misterius Capai Puluhan Juta Rupiah di Batang, Petani: Bercampur Lumpur di Irigasi Persawahan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/museum-dayu-kabupaten-karanganyar.jpg)