Breaking News:

Berita Banyumas

Kasus Covid-19 Capai 25 Per Hari, Pemkab Banyumas Larang Hajatan dan Tutup Tempat Wisata

Bupati juga merinci, pada bulan November, kasus meninggal dunia ada 21 orang. Dalam tiga hari terakhir ini, rata-rata ada tiga orang meninggal dunia.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi virus Covid-19. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kasus Covid-19 di Banyumas melonjak, bahkan dinilai tak terkendali.

Ini terlihat dari meningkatnya jumlah kasus pada November. Hingga Senin (23/11/2020), ada penambahan 554 kasus baru Covid-19.

"Covid-19 di Banyumas sudah tidak terkendali. Sebab, tambahan positif per hari rata-rata 25 orang. Bulan November saja sudah ada 554 orang masuk kategori positif baru," ujar Bupati Banyumas Achmad Husein saat ditemui di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Senin.

Bupati juga merinci, pada bulan November, kasus meninggal dunia ada 21 orang. Dalam tiga hari terakhir ini, rata-rata ada tiga orang meninggal dunia.

Baca juga: Banyumas Kembali Masuk Zona Oranye, Ini Saran Tim Ahli Satgas Covid-19

Baca juga: Ketersediaan Ruang Isolasi Makin Terbatas, Kebijakan Ini Terpaksa Dipilih Pemkab Banyumas

Baca juga: Tetap Pakai Masker Meski di dalam Rumah! Bupati Banyumas Sebut Nyaris Sudah Tidak Terkendali

Baca juga: Kasus Covid-19 di Banyumas Bertambah Lebih dari 10 Per Hari, Bupati: Nyaris Tidak Terkendali

Atas dasar itulah, Pemerintah Kabupaten Banyumas mengambil kebijakan guna menekan penambahan kasus positif Covid-19. Di antaranya, larangan menyelenggarakan hajatan.

"Hajatan tidak boleh. Akan tetapi, akad nikah masih dipersilakan dengan batasan maksimal 20 orang. Tempat-tempat wisata akan kembali ditutup dan kerumunan-kerumunan secara massif akan ditindak tegas," ungkap bupati.

Selain itu, Pemkab Banyumas juga akan menghentikan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan melakukan operasi masker setiap hari sekaligus menindak tegas bagi pelanggar.

Meski begitu, bupati memastikan, perkantoran boleh tetap beroperasi. Husein mempersilakan masyarakat bekerja, mencari uang seperti biasa, namun harus tetap berdisiplin mematuhi protokol kesehatan, yakni selalu pakai masker, sering cuci tangan, dan menjaga jarak.

Berdasarkan pantauan Covid-19 melalui laman covid19.banyumaskab.go.id, Senin pukul 11.00 WIB, total kasus positif mencapai 1.225 kasus.

Rinciannya, 39 orang meninggal, 158 dirawat di rumah sakit, 107 kasus menjalani isolasi mandiri, 27 orang melakukan isolasi khusus, dan 807 orang sembuh atau 66 persen.

Baca juga: Millendaru Cyrus Ditangkap Polisi Terkait Sabu di Sebuah Hotel, Hasil Tes Urin Positif

Baca juga: Lagi, Kecelakaan di Tol Pemalang-Batang: Honda Mobilio Ringsek Gara-gara Sopir Mengantuk

Baca juga: Pamit Menggembalakan Bebek, Warga Makam Purbalingga Ditemukan Tewas di Sawah

Baca juga: Terobang-ambing di Laut, 5 Pemancing Ditemukan Tim SAR Berkat Bakar Baju

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (memakai masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun, dan selalu menjaga jarak).  (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved