Jumat, 24 April 2026

Pilkada Serentak 2020

Debat Pilkada Kabupaten Purbalingga, Paslon Dilarang Bawa Pendukung

KPU sebagai penyelenggara Pemilu harus bisa menjamin kesehatan masyarakat agar tak muncul klaster Pilkada. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Debat terbuka paslon Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga semakin dekat.

Acara yag dinanti-nanti masyarakat Purbalingga itu akan dihelat pada Rabu (25/11/2020). 

Gelaran itu akan menjadi ajang bagi masing-masing pasangan calon, baik Oji-Jeni (nomor urut 1) maupun Tiwi-Dono (nomor urut 2) untuk unjuk gigi di hadapan publik yang akan memilih mereka. 

Baca juga: Berikut 19 Raperda Kabupaten Purbalingga, Sudah Disetujui dalam Propemperda Tahun 2021

Baca juga: Biar Tidak Terkesan Gajian, Tahun Depan Ada Batasan Tahun Penerimaan PKH, Termasuk Purbalingga

Baca juga: Debat Pilkada Purbalingga Digelar 25 November, Hadirkan Lima Panelis, Ini Materi yang Bakal Dikupas

Baca juga: Warga Protes Isolasi Karyawan Pabrik Positif Covid-19 di Purbalingga Dilakukan di Kos

Tetapi ada yang beda pada debat publik kali ini, tak seperti even serupa pada Pemilu sebelumnya.

Karena digelar di tengah suasana Pandemi Covid 19, protokol kesehatan diberlakukan ketat. 

Ini sekaligus kampanye protokol kesehatan, KPU sebagai penyelenggara Pemilu harus bisa menjamin kesehatan masyarakat agar tak muncul klaster Pilkada

Komisioner KPU Kabupaten Purbalingga, Andri Supriyanto mengatakan, jumlah orang yang mengikuti acara itu dibatasi agar mudah menjaga jarak.

Andri memastikan, di dalam ruangan acara debat, hanya akan terisi sekira 18 orang, termasuk calon. 

Rinciannya, 4 orang atau dua pasangan calon, 5 panelis dan 1 moderator, tim kampanye paslon 4 orang, anggota KPU 5 orang, serta perwakilan Bawaslu Purbalingga

"Debat dilaksanakan dengan protokol ketat tanpa kerumunan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (21/11/2020).

Selain jumlah orang di ruangan dibatasi, Paslon juga dilarang membawa pendukung di luar ruangan.

Ini untuk mencegah terjadinya kerumunan yang bisa meningkatkan risiko penyebaran Covid 19. 

Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan aparat keamanan, baik Polri maupun TNI untuk menjaga kondusivitas acara. 

Andri pun memastikan seluruh anggota KPU yang melaksanakan acara itu sudah pernah menjalani swab test dengan hasil negatif.

Para panelis yang diundang dalam acara itu juga telah melaporkan kondisi kesehatannya. 

"Tidak diizinkan bawa pendukung di luar ruangan," katanya.

Debat publik yang memertemukan dua paslon akan dilaksanakan pada Rabu (25/11/2020), mulai pukul 19.30 hingga pukul 21.30.

Pada kesempatan itu, mereka akan beradu argumen untuk menarik simpati calon pemilih. 

Debat publik ini akan dipandu Iva Ariani, dosen Fakultas Filsafat UGM Yogyakarta.

Debat ini juga menghadirkan lima panelis yang berkompeten di bidangnya.

Mereka adalah Anjar Nugroho (Rektor UMP), Abdul Basit (Dekan Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto), Nur Hidayat Sardini (Dosen Fisip Undip Semarang).

Abdul Gaffar Karim (Kaprodi Sarjana DPP Fisipol UGM Yogyakarta), dan Ahmad Sabiq (Dosen Fisip Unsoed Purwokerto). 

Adapun tema debat Pilkada Purbalingga adalah Menuju Masyarakat Purbalingga yang Sejahtera.

Materi debat meliputi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pembangunan daerah kabupaten/kota, dan provinsi dengan nasional, memperkokoh NKRI dan kebangsaan. 

Yang beda pada debat kali ini, ada tema khusus untuk menguji sejauh mana komitmen para paslon dalam penanaganan pandemi Covid-19, khususnya di Kabupaten Purbalingga

"Ada materi dimana calon akan paparkan program kerja, kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan dan pengendalian Covid-19," katanya. (Khoirul Muzakki)

Baca juga: Ketersediaan Ruang Isolasi Makin Terbatas, Kebijakan Ini Terpaksa Dipilih Pemkab Banyumas

Baca juga: Berenang di Sungai Sungapan, Bocah Warga Ambal Kebumen Ini Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa

Baca juga: Sang Ayah Justru Tewas Saat Menolong Anak di dalam Sumur Rumahnya

Baca juga: Blora Mulai Siapkan Petugas Penyuntik Vaksin Covid-19, Tiap Puskesmas Ada Dua Orang

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved