Penanganan Corona
Delapan Positif Covid-19, Satu Meninggal: Klaster Keluarga Bertambah di Salatiga
DKK Salatiga sebut pada Jumat (13/11/2020) ada tambahan delapan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan satu orang meninggal dunia.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Kepala DKK Salatiga Siti Zuraida mengumumkan adanya peningkatan jumlah kasus Covid-19 pada klaster keluarga.
Klaster keluarga ini muncul setelah satu anggota keluarga membawa virus dan menularkan ke anggota keluarga lainnya.
"Penularan di tempat kerja, dibawa ke rumah karena tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan," jelasnya seperti dilansir dari Kompas.com, Sabtu (14/11/2020).
Baca juga: Lewat Google Learning Connection, Siswa SMPN 10 Salatiga Kenalkan Enting-enting Gepuk ke Dunia
Baca juga: Pasien Positif Covid-19 Kabur di RSPAW Salatiga, DKK: Pria Warga Blotongan Usia 68 Tahun
Baca juga: Masuk ke Sumur 16 Meter, Petugas Damkar dan Kebencanaan Salatiga Berhasil Selamatkan Kucing Warga
Baca juga: Di Salatiga, Atap Empat Rumah Warga Rusak Parah, Rabu Malam Diterjang Angin Kencang
Siti mengatakan, pada Jumat (13/11/2020) ada tambahan delapan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan satu orang meninggal dunia.
Dengan penambahan tersebut, total ada 54 pasien positif Covid-19 yang menjalani perawatan.
"Sementara yang meninggal total ada 10 orang dan yang sembuh tercatat 313 pasien," ungkapnya.
Dikatakan Siti, pasien 369 dan 370 diketahui positif setelah menjalani swab test di tempat kerja.
Pasien 371 adalah istri pasien 328, pasien 372 berusia dua tahun anak pasien 333, pasien 373 kontak erat pasien 333.
Pasien 374 usia empat tahun kontak erat pasien 328.
"Pasien 376 dan 377 adalah keluarga, istri dan anak Pasien 354," kata Siti.
Sementara untuk pasien yang meninggal adalah perempuan berusia 69 tahun yang merupakan pasien suspek.
"Peningkatan klaster keluarga sangat signifikan."
"Karenanya setiap yang kerja dan keluar rumah, saat akan pulang harus mencuci tangan sampai bersih dengan air mengalir."
"Disiplin memakai masker dan menjaga jarak," tegas Siti.
Menurutnya, ada kecenderungan masyarakat mengabaikan pemakaian masker saat bersosialisasi dengan orang yang sudah dikenalnya.