Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Lahan Lereng Gunung Sindoro-Sumbing di Wonosobo Diproyeksi Jadi Tempat Budidaya Bawang Putih

Pelaku importir dari PT Andalan Alam Pertiwi, Muslim menjelaskan, pada masa tanam serentak bawang putih 2020 kali ini, tersedia 6 ton bibit.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Penanaman bawang putih serentak di Dusun Cengklok, Desa Butuh, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Kamis (12/11/2020). 

"Kami targetkan juga bisa ekspor ke berbagai daerah," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (12/11/2020).

Pelaku importir dari PT Andalan Alam Pertiwi, Muslim menjelaskan, pada masa tanam serentak bawang putih 2020 kali ini, pihaknya menyediakan 6 ton bibit.

Itu yang bisa ditanamkan di lahan seluas 30 hektare.

Dengan prakiraan membutuhkan 250-300 kilogram bibit setiap hektare.

Sedangkan pada awal 2021, pihaknya akan menyediakan sejumlah bibit yang bisa ditanamkan di lahan seluas 100 hektare.

Dengan prakiraan panen mencapai 7-10 ton per hektare.

"Di tanah yang cukup bagus di Wonosobo ini, produktivitas panen ada yang tembus 10 ton per hektare."

"Dengan membutuhkan waktu 3 bulan masa periode tanam," ujarnya.

Jenis bibit yang ia berikan merupakan bawang putih lokal varietas lumbu kuning dan hijau.

Bawang putih lokal dinilai cukup baik jika dikembangkan di tanah Indonesia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved