Rabu, 13 Mei 2026

Berita Kriminal

Tidak Ada Uang Tetapi Ingin Pesta Miras, Komplotan Remaja Ini Rampas Ponsel Pelajar

Pelaku ini merampas ponsel untuk dijual, uang hasil rampasan itu digunakan pelaku untuk membeli miras di Serang Banten.

Tayang:
Editor: deni setiawan
KOMPAS.com/RASYID RIDHO
Kapolres Serang AKBP Mariyono menampilkan barang bukti dan tersangka kasus begal di wilayah hukumnya, Rabu (11/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SERANG - Komplotan begal yang kerap beraksi di Kabupaten Serang, Banten ditangkap seusai mencuri ponsel dan melukai seorang pelajar Muhammad Wahyu (15) di Jalan Raya Cikande-Rangkasbitung.

Kapolres Serang, AKBP Mariyono mengatakan, dari tiga pelaku, dua ditangkap, yakni GM (20) dan Nu (20).

Sedangkan otaknya, F (20) masih dalam pencarian orang (DPO).

Baca juga: Kasus Penyebaran Video Asusila Mirip Gisel, Polisi: Jika Sudah Lengkap Bakal Masuk Gelar Perkara

Baca juga: Antisipasi Banjir di Kota Tegal, Pemkot Siapkan Mobil Penyedot Air Kapasitas 8.000 Liter per Menit

Baca juga: Rentan Tertular Covid-19, Ratusan Ibu Hamil Jalani Tes Usap di Temanggung

Baca juga: Jam Malam Kabupaten Banyumas Diberlakukan Lagi, Kapolresta: Mulai Pukul 20.00

“Pelaku ini merampas ponsel untuk dijual, uang hasil rampasan itu digunakan pelaku untuk membeli miras,” kata AKBP Mariyono seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (11/11/2020).

AKBP Mariyono menuturkan, aksi pembegalan itu terjadi pada 4 November 2020 sekira pukul 00.30.

Saat itu, korban besama dengan temannya, Aji (14), hendak pulang dari warung menuju rumah.

Tiba-tiba datang tiga orang yang tidak dikenal menodongkan cerulit ke depan muka korban.

“Pelaku meminta uang kepada korban untuk membeli minuman keras (miras)."

"Namun korban mengaku tidak memiliki uang sama sekali,” ujar AKBP Mariyono.

Demi menghasilkan uang untuk membeli miras, pelaku pun langsung merampas dua ponsel milik Wahyu dan Aji.

Tak ingin ponsel kesayangannya dibawa kabur, keduanya pun berkelahi.

Pelaku Ferry yang sudah memegang celurit langsung menyabetkan senjata tajam tersebut ke arah Wahyu dan mengenai bagian kening, punggung, serta dada.

“Pas mau kabur, korban sempat menarik motor pelaku hingga ketiganya terjatuh dan meninggalkan motornya,” tuturnya.

Satu pelaku, GM mengaku aksi begalnya sudah direncanakan karena tak mempunyai uang untuk pesta miras.

“Sudah minum-minumnya, tapi kurang."

"Kan enggak punya uang, ya si F ngajak ngebegal buat beli miras lagi,” kata GM.

Pelaku terancam Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.

Aengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Punya Uang untuk Beli Miras Tambahan, 3 Pemuda Begal Pelajar"

Baca juga: Dua Hari Tidak Keluar Rumah, Pria Paruh Baya di Kota Tegal Ini Ditemukan Meninggal

Baca juga: Identitas Terungkap, Mayat Perempuan Ditemukan Tersangkut Bebatuan di Sungai Klawing Purbalingga

Baca juga: Muhammad Irfan Bangga, Anak Didiknya di BJL Terbang Semarang Masuk Timnas U-19 Indonesia

Baca juga: Jateng On The Spot, Disporapar Ajak 15 Biro Wisata Asal Jabar, Kunjungi Banyumas dan Purbalingga

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved