Penanganan Corona

Empat Pegawai Positif Covid-19, Dispendukcapil Kota Semarang Optimalkan Layanan Online

Selama pelayanan tatap muka ditutup, Dispendukcapil KOta Tegal tetap melayani administrasi kependudukan secara online.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
DOKUMENTASI - Warga sedang mengurus kependudukan di Kantor Dispendukcapil Kota Semarang, Selasa (30/6/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Empat pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Sekda Kota Semarang, Iswar Aminudin kepada Tribunbanyumas.com, Senin (9/11/2020).

Iswar mengatakan, tim dari Pemkot Semarang langsung bergerak cepat melakukan tracking atau penelusuran terhadap seluruh pegawai Dispendukcapil seusai ditemukannya empat pegawai positif Covid-19.

Baca juga: Selamat Jalan Daryono, Pesepakbola Asal Semarang yang Tak Berjodoh dengan PSIS

Baca juga: Bantaran Sungai di Kota Semarang Ditata, Jadi Ruang Publik yang Eksotis, Contohnya di Kalisari

Baca juga: Kabupaten Semarang Kini Miliki Si Cantik dan SPIDOL, Kaitannya Perizinan Investasi

Baca juga: Kesal Lihat Pacar Mabuk, Gadis Asal Magelang Berusaha Lompat dari Jembatan Bangetayu Kota Semarang

Dia belum mengetahui apakah dari hasil tracking terdapat penambahan kasus atau tidak.

Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil swab seluruh pegawai Dispendukcapil Kota Semarang.

"Ada empat yang positif Covid-19."

"Tracking sudah dilakukan di Dispendukcapil Kota Semarang."

"Semua karyawan sudah diswab tinggal menunggu hasil."

"Mudah-mudahan semua negatif dan para pegawai bisa masuk kantor kembali," papar Iswar.

Iswar melanjutkan, empat pegawai tersebut diketahui positif Covid-19 pada Kamis (5/11/2020).

Mereka merupakan orang tanpa gejala (OTG) dan saat ini kondisinya aman.

Adanya kasus tersebut, Dispendukcapil langsung menutup pelayanan tatap muka di kantor pelayanan Dispendukcapil.

Termasuk 16 Tempat Perekaman Data Kependudukan (TPDK) Dukcapil Kecamatan.

Sementara waktu, pegawai Dispendukcapil bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sembari menunggu hasil swab test.

"Kepala dinas sudah menyampaikan kepada kami untuk meliburkan pelayanan di kantor."

"Tetapi mereka tetap WFH sambil menunggu hasil swab dari DKK Semarang," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (9/11/2020).

Selama pelayanan tatap muka ditutup, sambung dia, Dispendukcapil tetap melayani administrasi kependudukan melalui online.

"Pelayanan Dispendukcapil Kota Semarang sebetulnya sudah online."

"Kami kira tidak ada hambatan apa-apa," ujarnya.

Sementara, Kepala Dispendukcapil Kota Semarang, Adi Tri Hananto mengatakan, pelayanan tatap muka akan mulai dibuka kembali pada Selasa (10/11/2020).

"Besok sudah buka dengan protokol kesehatan ketat," papar Adi.

Dia menambahkan, pelayanan akan berjalan seperti semula.

Pihaknya akan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Sterilisasi ruang pelayanan juga sudah dilakukan.

"Sudah beres semua," ucapnya.

Sebelumnya, Dispendukcapil sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Pihaknya hanya melayani 20 perekaman e-KTP dan 25 pelayanan umum setiap hari.

Hal ini untuk meminimalkan kerumunan massa.

Sebelum mengurus kependudukan di kantor Dispendukcapil, warga harus memastikan bahwa sudah mendaftar secara online satu hari sebelumnya untuk mendapatkan nomor antrean.

Pendaftaran bisa dilakukan melalui website https://smg.city/antriandispendukcapil atau aplikasi Si D'nok Kota Semarang.

Yakni dengan mengisi nomor induk kependudukan (NIK), nomor telepon, loket sesuai dengan kecamatan masing-masing, serta masukan tanggal pelayanan. (Eka Yulianti Fajlin)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Baca juga: Mengintip Rumah Produksi Shuttlecock di Kota Tegal, Sehari Tetap Bisa Produksi 100 Slop

Baca juga: Tahun Anggaran 2021, Tiga Sektor Ini Jadi Fokus Pemkot Tegal Pulihkan Ekonomi

Baca juga: Sekali Panen Berpotensi Hasilkan Rp 7 Miliar, Ribuan Bibit Durian Dibagikan di Banyumas

Baca juga: Sehari 5 Pasien Positif Covid-19, Tingkat Kesembuhan Capai 77 Persen di Kabupaten Banyumas

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved