Breaking News:

Prakiraan Cuaca

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Purwokerto dan Purbalingga Diperkirakan Diguyur Hujan pada Malam Hari

Beberapa wilayah yang diperkirakan mengalami hujan sedang pada malam hari tersebut di antaranya Banjarnegara, Purbalingga, dan Purwokerto.

Tribunnews/Grafis/Rahmandito Dwiatno
Ilustrasi Prakiraan Cuaca 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Berikut prakiraan cuaca dan peringatan dini di Jawa Tengah hari ini, Sabtu (7/11/2020), dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Menurut Forecaster BMKG Kelas II Ahmad Yani Semarang MS Fuad A, umumnya, wilayah Jawa Tengah berpotensi hujan ringan antara sore hingga malam hari.

Untuk Jateng bagian timur, diprakirakan hanya berawan. Ada juga potensi hujan hingga lebat yang berpotensi terjadi di sekitar pegunungan tengah bagian barat, Pantura bagian barat sisi selatan dan pesisir bagian selatan.

Beberapa wilayah yang diperkirakan mengalami hujan sedang pada malam hari tersebut di antaranya Banjarnegara, Purbalingga, dan Purwokerto.

Baca juga: Siklon Tropis Goni Bergerak Menjauhi Indonesia, BMKG Tetap Minta Warga Waspada Hujan Lebat

Baca juga: Warga Cilacap Diimbau Terus Mewaspadai Banjir, BMKG Sebut Hujan Masih Sering Terjadi Akibat La Nina

Baca juga: BMKG Peringatkan Adanya Hujan Ekstrem Hingga Desember 2020

Sementara, dalam laman resminya, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini adanya potensi hujan dan gelombang tinggi.

"Waspada gelombang tinggi 1,25-2,5 meter di wilayah Laut Jawa bagian Tengah dan 2,5-4,0 meter di wilayah perairan Selatan Jateng," tulis BMKG.

Suhu udara mencapai 20-34 derajat Celcius. Kelembaban udara di seluruh wilayah berkisar antara 60 hingga 95 persen.

BMKG telah mengeluarkan informasi prakiraan awal musim hujan tahun 2020 dan masa peralihan dari kemarau ke penghujan.

"Diprediksikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode awal musim hujan mulai akhir bulan Oktober-November 2020," ungkap Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto melalui Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang Iis Widya Harmoko, Selasa (22/9/2020).

Baca juga: Perolehan Suara Joe Biden Unggul di Pennsylvania, Ketua DPR AS Sebut Biden Presiden Terpilih

Baca juga: Ditemani Wayang Orang Sriwedari, Kapolsek Gajahmungkur Semarang Bagi Sembako di Taman Sampangan

Baca juga: Erupsi Merapi dan Masa Pandemi, Warga Magelang Mulai Mengungsi di Bilik Bersekat, Ini Kata Ganjar

"Selama bulan September-Oktober ini, periode peralihan musim (pancaroba) dari kemarau ke penghujan masih berlangsung di beberapa wilayah Indonesia, di mana kondisi hujan tidak merata dapat terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat," imbuhnya.

Ia juga mengatakan bahwa masyarakat perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, angin puting beliung, bahkan fenomena hujan es. (tribunjateng/rez)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved