Breaking News:

Berita Nasional

Termin Kedua Subsidi Gaji Disalurkan Kemenaker Mulai Akhir Pekan, Berikut Ciri Rekening Bermasalah

Saat ini data penerima subsidi gaji termin pertama dalam tahap evaluasi yang dilakukan oleh Kemenkeu melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Tribunnews.com/Herudin
Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengupayakan bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) BPJS Ketenagakerjaan termin II akan disalurkan pekan ini, tepatnya Minggu (8/11/2020).

Hal ini dia sampaikan dalam tayangan Youtube Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) pada Kamis (5/11/2020).

Baca juga: Pengepul Diminta Ikut Sharing Budget Iuran BPJS Ketenagakerjaan Penderes di Purbalingga

Baca juga: Dua Dokter Gigi RSGM Positif Covid-19, Begini Pernyataan Pihak Unsoed Purwokerto

Baca juga: Gerakan Pungut Sampah Serentak Selama Tiga Hari, DLH: Gebrakan Menuju Temanggung Bersih

Baca juga: Cara Kiper PSIS Semarang Manfaatkan Libur Kompetisi, Jokri Ambil Lisensi Kepelatihan di Jakarta

"Mudah-mudahan minggu ini sudah bisa disalurkan tahap keduanya," katanya seperti dilansir dari Kompas.com, Jumat (6/11/2020).

Dirinya menjelaskan, saat ini data penerima subsidi gaji termin pertama dalam tahap evaluasi yang dilakukan oleh Kemenkeu melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Lebih lanjut kata Ida, evaluasi data ini dilakukan atas usulan dari Lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Yakni agar penerima subsidi gaji sesuai dengan persyaratan yang tercantum di dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 14 Tahun 2020.

"Bagaimana dengan pencairan tahap kedua?"

"Setelah kami mencairkan tahap pertama atas rekomendasi KPK, kami perlu memadankan data penerima dengan data Wajib Pajak di Kementerian Keuangan," ujar dia.

"Sekarang dalam proses pemadanan data."

'Untuk memastikan bahwa penerima program subsidi upah itu sesuai Permenaker, harus upah yang di bawah Rp 5 juta," sambung Ida.

Halaman
123
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved