Breaking News:

Berita Jateng

Siapkan Payung, Cilacap dan Purwokerto Malam Ini Diperkirakan Diguyur Hujan

Ada potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang yang terjadi di wilayah pegunungan tengah, sebagian Jateng Barat.

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: rika irawati
TRIBUNNEWS/SCROLL.IN
Ilustrasi hujan deras akibat cuaca ekstrim 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Berikut prakiraan cuaca dan peringatan dini di Jawa Tengah hari ini, Minggu (1/11/2020), dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Menurut Forecaster BMKG Kelas II Ahmad Yani Semarang Winda Ratri, ada potensi hujan ringan-sedang yang tersebar merata ke hampir seluruh wilayah di Jawa Tengah dengan waktu yang bervariasi, antara siang, sore hingga malam hari.

Ada potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang yang terjadi di wilayah pegunungan tengah, sebagian Jateng Barat, juga sebagian Jateng Timur, antara sore hingga malam hari.

BMKG di laman resminya memberikan peringatan dini dan memperlihatkan bahwa seluruh wilayah di Jateng akan terjadi hujan pada siang dan malam hari.

Beberapa wilayah yang mengalami hujan pada malam hari di antaranya Cilacap dan Purwokerto.

Baca juga: Pastikan Kesehatan Pengungsi, BPBD Banyumas Siagakan Tim Medis di Setiap Pengungsian di Kemranjen

Baca juga: Banjir Belum Juga Surut, PMI Banyumas Galang Donasi Uang dan Barang. Bisa Dikirim ke Alamat Berikut

Baca juga: Banjir di Cilacap Terus Meluas, Seribuan Warga Masih Bertahan di Tempat Pengungsian

"Waspada potensi hujan lebat dapat disertai angin kencang atau petir pada siang/sore-malam hari. Juga, potensi tinggi gelombang 2,5-4 meter di wilayah perairan selatan Jateng," tulis BMKG.

Suhu udara mencapai 21-32 derajat Celcius. Kelembaban udara di seluruh wilayah berkisar antara 60 hingga 95 persen.

Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan informasi prakiraan awal musim hujan tahun 2020 dan masa peralihan dari kemarau ke penghujan.

"Diprediksikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode awal musim hujan mulai akhir bulan Oktober-November 2020," ungkap Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto melalui Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang Iis Widya Harmoko, Selasa (22/9/2020).

"Selama bulan September-Oktober ini, periode peralihan musim (pancaroba) dari kemarau ke penghujan masih berlangsung di beberapa wilayah Indonesia, di mana kondisi hujan tidak merata dapat terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat," imbuhnya.

Ia juga mengatakan bahwa masyarakat perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, angin puting beliung, bahkan fenomena hujan es. (tribunjateng/rez)

Baca juga: Hasil Seleksi CPNS Banyumas Diumumkan, Peserta Tak Lolos Diberi Waktu 3 Hari Ajukan Masa Sanggah

Baca juga: Jadi Penyelamat di Laga Kontra West Ham United, Diogo Jota Bawa Liverpool Puncaki Klasemen Sementara

Baca juga: Video Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Kebumen

Baca juga: Usai Hujan Lebat, Banjir dan Pohon Tumbang Terjadi di Sejumlah Wilayah di Kota Semarang

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved