Berita Banyumas

Longsor di Dekat Terowongan Overpass Kebasen Banyumas, Perjalanan 3 Kereta Sempat Terganggu

Kejadian ini mengakibatkan longsoran tanah menutup dan membuat satu jalur rel kereta tertutup tanah.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kebasen sekitar pukul 20.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB, mengakibatkan tebing di dekat terowongan KA overpass Kebasen, Banyumas, longsor.

Kejadian ini mengakibatkan longsoran tanah menutup dan membuat satu jalur rel kereta tertutup tanah.

"Waktu itu, jalur kereta dipindah jadi satu rel. Tim reaksi cepat kami bersama PJKA langsung turun dan membersihkan material longsoran," ujar Ka UPTD Dinas PU Wilayah Banyumas Yudi A kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (29/10/2020).

"Kurang lebih, tinggi longsorannya 10 meter karena itu memang tanah labil. Tapi, saat ini sudah dibersihkan," tambahnya.

Baca juga: Musim Hujan Datang, Berikut Peta Potensi Bencana di Banyumas: 11 Kecamatan Rawan Longsor

Baca juga: Waspada Banjir, Hujan Sedang Diperkirakan Guyur Purwokerto dan Cilacap Malam Ini

Baca juga: Hujan Deras di Lumbir Banyumas, Jalan Penghubung Desa Sempat Tertutup Material Longsor

Baca juga: Hujan Deras di Cirahab Banyumas Picu Longsor di 4 Titik

Sementara, dari pihak KAI Daop 5 Purwokerto menerima informasi dari masinis KA Dwipangga bahwa di antara stasiun Notog-Kebasen, tepatnya di depan terowongan, terdapat tanah longsor.

Pusat pengendali segera menghubungi petugas di lapangan, dan dilakukan penutupan jalur KA.

Petugas segera membersihkan jalur KA yang tertimbun longsoran.

Sehingga pada pukul 00.45 WIB, jalur hulu sudah bisa dilewati KA dengan kecepatan normal.

Kejadian ini membuat lalu lintas kereta api, baik arah Purwokerto-Kroya maupun sebaliknya, dilewatkan jalur hulu, yang aman.

"Setelah menerima informasi adanya gangguan perjalanan KA, petugas segera melakukan tindakan pengamanan. Pukul 08.45 WIB, jalur KA sudah normal semua dan bisa dilewati KA secara normal," ujar Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto.

Pagi tadi, petugas melanjutkan pembersihan jalur hilir yang masih tertimbun tanah.

Pukul 06.40 WIB, jalur hilir sudah bisa dilewati dengan kecepatan 20km/jam.

Baca juga: Sungai Lebeng Meluap Banjiri Kalisalak Banyumas, Warga Tak Sempat Selamatkan Gabah Hasil Panen

Baca juga: 1 Staf KPU Purbalingga bagian Keamanan Positif Covid-19, Dijemput dan Diisolasi di RS Banyumas

Baca juga: Soal SE Upah Minimum 2021 Tak Naik, KSPI Jateng: Kami Tunggu Kebijakan Pak Ganjar

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Kamis 29 Oktober 2020 Rp 2.034.000 Per 2 Gram

Supriyanto mengatakan, lalu lintas beberapa kereta api yang sempat terganggu akibat longsoran tersebut di antaranya perjalanan KA Gajayana relasi Gambir-Malang, terganggu 20 menit.

Perjalanan KA Bengawan, relasi Lempuyangan-Pasar Senen, terganggu 20 menit. Dan KA Bima, relasi Malang-Gambir, terganggu 15 menit.

"PT KAI menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan KA tersebut," katanya.

Saat ini petugas terus melakukan normalisasi dan pembersihan tanah di lokasi, serta melakukan penguatan di tebing. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved