Breaking News:

Berita Pendidikan

Tiap Mapel Dibatasi Maksimal 20 Menit, Begini Cara Sekolah di Temanggung Simulasikan KBM Tatap Muka

Camat Selopampang, Adi Pitoko menjelaskan, 80 persen orangtua siswa di wilayahnya mendukung adanya simulasi KBM tatap muka.

TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Sebagian siswa SMP Negeri 2 Selopampang, Kabupaten Temanggung sedang mengikuti simulasi KBM tatap muka, Senin (26/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEMANGGUNG - Beberapa SMP di Kabupaten Temanggung mulai melakukan simulasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Satu di antaranya terlihat di SMP Negeri 2 Selopampang.

Kepala SMP Negeri 2 Selopampang, Ugi Utami mengatakan, pihaknya melangsungkan simulasi selama 3 hari.

Baca juga: Karena Hal Ini, Bupati Temanggung Apresiasi Ketatnya Aturan Protokol Kesehatan di Ponpes

Baca juga: Kapolres Temanggung Pamitan, Minta Warga Juga Ikut Aktif Jaga Keamanan Lingkungan

Baca juga: Satu Pegawai Disdukcapil Temanggung Positif Covid-19, Diketahui Seusai Berkunjung ke Kebumen

Baca juga: Jelang Pembelajaran Tatap Muka, 500 Santri Ponpes Darul Atsar Temanggung Jalani Tes Swab

Masing-masing diikuti oleh siswa per jenjang dengan kapasitas maksimal 20 anak per kelas.

Selain itu, pihak sekolah juga membatasi waktu pembelajaran dari pukul 07.00 hingga pukul 11.30.

Setiap mata pelajaran yang diajarkan guru juga dibatasi maksimal 20 menit.

"Di SMP ini, protokol kesehatan kami terapkan mulai dari gerbang masuk sekolah."

"Mereka diantar keluarga langsung menjalani tes suhu tubuh, cuci tangan, dan wajib pakai masker."

"Selanjutnya mengikuti pembelajaran di kelas sampai pukul 11.30," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (26/10/2020).

Kata Utami, siswa juga menjalani istirahat atau jeda pembelajaran di ruang kelas.

Halaman
1234
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved