Sabtu, 11 April 2026

Berita Purbalingga

Workshop dan Pentas Teater di Purbalingga: Cara Lain Angkat Budaya serta Cerita Rakyat

Workshop dan pentas teater ini diajukan pada program FBK Kemendikbud untuk menghidupkan teater di Kabupaten Purbalingga.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
PEMKAB PURBALINGGA
Kepala Dindikbud Kabupaten Purbalingga, Setyadi membuka Workshop dan Pentas Teater di Gor Mahesa Jenar Purbalingga, Kamis (22/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Workshop dan pentas teater yang diselenggarakan Komunitas Teater Sastra Perwira (Katasapa) Purbalingga program Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK) Kemendikbud resmi dibuka.

Sebanyak 40 peserta workshop mendapatkan materi terkait penulisan naskah teater oleh Asa Jatmiko.

Ketua Katasapa Purbalingga, Ryan Rachman mengatakan, workshop dan pentas teater ini diajukan pada program FBK untuk menghidupkan teater di Purbalingga.

Dimana tak ditampiknya masih tertinggal dengan daerah lainnya.

Baca juga: Olahan Nanas Asal Purbalingga Sudah Banjiri Pasar Arab Saudi, Namanya NanasQu Berbentuk Koktail

Baca juga: Masih Terpengaruh Masa Pandemi, Ini Skala Prioritas Pembangunan Tahun Depan di Purbalingga

Baca juga: Gelar Deklarasi Damai, Kapolres Purbalingga Sebut Menjaga Kamtibmas Tak Bisa Dilakukan Satu Pihak

Baca juga: Gemarikan di Masa Pandemi, Ini Manfaat Kampanye Gemar Makan Ikan di Purbalingga

Workshop dan pentas teater ini akan mengangkat budaya lokal dan cerita rakyat yang berkembang di Purbalingga.

"Kami ingin mengangkat tema cerita rakyat yang berkembang di Purbalingga dengan menggunakan bahasa penginyongan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (22/10/2020).

Dia berharap, dengan adanya workshop dan pentas teater ini, kehidupan teater di Purbalingga akan semakin berkembang.

Bahkan, beberapa sekolah di Purbalingga sudah mulai ada teater yang dimainkan oleh para pelajar.

Kepala Dindikbud Kabupaten Purbalingga, Setyadi mengapresiasi meski di tengah pandemi Covid-19, tetap bisa memberikan ruang bagi pelajar dan masyarakat untuk berkreasi melalui teater.

Masyarakat diberikan ruang untuk berekspresi sekaligus menyalurkan minat dan bakatnya.

"Teater tidak hanya soal pentas atau akting tapi mencakup semua aspek dalam teater," jelasnya. (Khoirul Muzakki)

Baca juga: Sambut Libur Panjang, Pemkab Purbalingga Kembali Dirikan Posko, Pemudik Juga Diberi Gelang Khusus

Baca juga: Hendi Nyamar Jadi Driver Ojol, Cara Lain Calon Wali Kota Semarang Serap Aspirasi Warga

Baca juga: Lebih Kece Berwisata di Sipedang Banjarnegara, Ada Koleksi Tanaman Obat di Taman Sehat Pulas Garden

Baca juga: Denwatser Banyumas Laporkan Gus Nur ke Polisi, Dianggap Sudah Lecehkan Marwah NU

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved