Pilkada Serentak 2020
Hendi Nyamar Jadi Driver Ojol, Cara Lain Calon Wali Kota Semarang Serap Aspirasi Warga
Video penyamaran Hendi jadi driver ojol menjadi viral dan telah ditonton lebih dari 200.000 pengguna media sosial di berbagai platform dalam sehari.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Cara unik dilakukan calon Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Menyamar sebagai driver ojek online, pria yang akrab disapa Hendi tersebut berkeliling Kota Semarang untuk berkomunikasi dengan masyarakat.
Menggunakan jaket hijau khas ojek online, dirinya tampak tidak canggung masuk ke komunitas driver ojol.
Hingga berkomunikasi dengan masyarakat yang menggunakan layanan ojol tersebut.
Baca juga: Bakal Muncul Peringatan Otomatis Jika Tidak Pakai Masker, Ini Cara Trans Semarang Bikin Halte Sehat
Baca juga: Karena Alasan Ini, Yoyok Tak Khawatir Semua Pemain Asing PSIS Semarang Bakal Hijrah
Baca juga: Anggota Dewan Ikut Kampanye, Bawaslu Kabupaten Semarang: Wajib Ajukan Izin Cuti
Baca juga: Idealnya Liga 1 2020 Dihentikan, Usulan Asisten Pelatih PSIS Semarang Karena Pertimbangan Ini
Video penyamaran Hendi menjadi driver ojol itu pun viral dan telah ditonton lebih dari 200.000 pengguna media sosial di berbagai platform.
Itu tidak sampai satu hari setelah diunggah, hingga Kamis (22/10/2020).
Dalam video berjudul 'Sehari Menjadi Driver Ojol' yang banyak dibagikan oleh pengguna media sosial dan Hendi sendiri tersebut, terlihat penyamarannya tidak berhasil 100 persen.
Tampak, meskipun wajahnya tertutup masker dan menggunakan helm, beberapa orang masih mengenalinya sebagai orang nomor satu di Kota Semarang.
Seperti yang ada dalam video, dirinya dikenali saat membeli makanan untuk layanan pesan antar.
"Pak Hendi ya ? Aku tau, Pak Hendi ya," sebut penjual makanan tersebut.
"Loh ? Aku ? Bukan !" Hendi mengelak.
Ketika dikonfirmasi, ojol dipilih Hendi sebagai objek penyamaran karena dianggap sebagai profesi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat berbagai lapisan.
"Sedulur - sedulur driver ojol ini bersentuhan langsung dengan masyarakat dari berbagai lapisan."
"Termasuk saya sendiri, kalau malam butuh apa pakai ojol."
"Sehingga di sisi lain juga bisa mengukur kondisi ekonomi Kota Semarang," ujar Hendi kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (22/10/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/hendi-nyamar-jadi-driver-ojol-2.jpg)