Breaking News:

Berita Tegal

Tak Cuma Protokol Kesehatan, Izin Operasional Bioskop Juga Harus Libatkan Komunitas

Selain protokol kesehatan, izin operasional bioskop harus melibatkan komunitas tertentu, misalkan komunitas pendidikan. Berikut alasannya.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih mengatakan, beberapa kota yang sudah mengizinkan operasional bioskop harus benar-benar memperhatikan protokol kesehatan CHSE.

Jangan sampai bioskop justru menimbulkan klaster penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Ini kan kebijakan opsional."

"Dari pusat diperbolehkan, artinya boleh buka dan boleh tutup."

"Tapi protokol kesehatan sesuai standar di dalam ruangan harus diperhatikan," kata Fikri kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (22/10/2020).

Baca juga: Layanan Kesehatan Dialihkan Sementara Waktu, Pegawai Puskesmas Margadana Kota Tegal Meninggal

Baca juga: 28 ASN Pemkot Tegal Dilantik, Ini Pesan Khusus Dedy Yon Supriyono

Baca juga: Pasar Margasari Kabupaten Tegal Ditutup Empat Hari, Empat Pedagang Jalani Isolasi Mandiri

Baca juga: Masih Ada Minimarket Bandel di Kota Tegal, Satpol PP: Belum Berizin, Karenanya Diminta Ditutup

Selain protokol kesehatan, menurut Fikri, izin operasional bioskop harus melibatkan komunitas tertentu, misalkan komunitas pendidikan.

Ia mencontohkan, anak-anak mungkin sudah ingin ke bioskop karena rindu dengan teman-teman.

Namun tentu orangtua mereka akan khawatir.

"Komunitas pendidikan harus diikutkan."

"Kalau enggak ya gembor-gembor mereka."

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved