Berita Cilacap
Beralih dari BBM ke BBG, Pertamina Serahkan Perangkat Konverter Buat Nelayan Cilacap
Dalam tiga tahun terakhir setidaknya sudah ada 4.907 nelayan di Cilacap yang telah menkonversi BBM ke BBG, dan program tersebut dijalankan baik.
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Sekira 2.000 nelayan di Kabupaten Cilacap, menerima bantuan pemerintah berupa perangkat konverter Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG).
Pjs Unit Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina MOR IV, Marthia Mulia Asri mengatakan, paket tersebut terdiri atas mesin penggerak.
Lalu konventer kit, as panjang, baling-baling, dua tabung elpiji 3 kilogram, serta aksesoris pendukung.
Baca juga: BMKG: Dampak Tertinggi Akibat La Nina di Jateng Bagian Selatan, Seperti Cilacap dan Banyumas
Baca juga: Bupati Cilacap Berurai Air Mata Ceritakan Adiknya, Helmi Bustomi Meninggal Karena Covid-19
Baca juga: Pertamina Catat Kenaikan Produksi Pertamax di Kilang Cilacap, September Capai 1.445 Million Barrel
Baca juga: Terbanyak di Cilacap, Perlintasan Kereta Api Tanpa Penjagaan, Jumlahnya Capai 45 Titik
Marthia menjelaskan, penggunaan elpiji sebagai bahan bakar dinilai dapat menghemat operasional nelayan ketimbang menggunakan bensin.
“Tingkat penghematannya bisa mencapai 30 hingga 50 persen ketimbang menggunakan BBM."
"Selain itu juga lebih ramah lingkungan karena emisi gas buangnya lebih sedikit."
"Serta perawatan mesin LPG lebih mudah dan lebih awet," kata Marthia seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (21/10/2020).
Marthia mengatakan, dalam tiga tahun terakhir setidaknya sudah ada 4.907 nelayan di Cilacap yang telah menkonversi BBM ke BBG.
Menurut dia, program konversi BBM ke BBG yang diterapkan kepada para nelayan sangat baik.
Itu karena dapat mengoptimalkan penyaluran elpiji bersubsidi.
"Dengan demikian semakin memudahkan kami untuk menyalurkan elpiji 3 kilogram yang merupakan produk subsidi untuk masyarakat prasejahtera."
"Dalam hal ini nelayan kecil yang harus dibantu, yang hari-harinya melaut untuk mencari ikan," ujar Marthia.
Hal itu juga sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 38 Tahun 2019 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga.
LPG tabung tiga kilogram untuk kapal penangkap ikan bagi nelayan sasaran dan mesin pompa air bagi petani sasaran.
"Sebagai BUMN yang menjalankan penugasan dalam pendistribusian elpiji bersubsidi, kami mendukung program tersebut."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/konventer-bbm-ke-bbg.jpg)