Pilkada Serentak 2020

Bawaslu Temukan 121 Dugaan Pelanggaran Selama Tahapan Pilkada di Jateng

Bawaslu Jateng mencatat sebanyak 6.031 (14,07 persen) kegiatan pengawasan menemukan bahwa kegiatan yang ada sudah sesuai dengan aturan yang ada.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
BAWASLU JATENG
Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Jateng, Anik Sholihatun. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Bawaslu menyebut telah melakukan pengawasan jalannya Pilkada Serentak 2020 sebanyak 39.947 kali.

Kegiatan pengawasan tersebut dilakukan tersebar di 21 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang menggelar Pilkada Serentak 2020.

Jumlah kegiatan yang telah diawasi tersebut dilakukan sejak tahapan Pilkada dilanjutkan kembali pada Juni hingga Oktober 2020.

Anggota Dewan Ini Usul Ada Pendidikan Demokrasi Masuk Kurikulum Sekolah di Jateng

Pemprov Jateng Petakan Titik Rawan Bencana Musim Penghujan, Termasuk Antisipasi Klaster Pengungsian

Tak Sedikit Pelajar SMP Terlibat Demo Ricuh di DPRD Jateng, Polisi: Diajak Melalui WhatsApp Group

Lima Sekolah Sudah Mulai Simulasi KBM Tatap Muka, Termasuk SMK Jateng Purbalingga

Dari 39.947 kali pengawasan itu, jajaran Bawaslu di Jawa Tengah aktif melakukan upaya pencegahan agar tidak terjadi pelanggaran.

Jumlah pencegahan itu sebanyak 33.795 atau 85 persen.

"Upaya pencegahan ini terbukti efektif karena bisa mencegah terjadinya pelanggaran," kata Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Jateng'> Bawaslu Jateng, Anik Sholihatun kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (9/10/2020).

Jajaran Bawaslu di 21 kabupaten/kota, kata dia, juga terus mengggencarkan upaya pencegahan dalam berbagai tahapan Pilkada.

Bentuk pencegahan yang dimaksud ada berbagai macam.

Misalnya surat imbauan 23.557 (70 persen), sosialisasi melalui berbagai medium 3.799 (11 persen), pencegahan di lapangan secara langsung 3.720 (11 persen).

Saran perbaikan 1.733 (5 persen), serta sosialisasi, koordinasi, dan pembentukan desa anti politik uang 721 (2 persen).

Selanjutnya, dari 39.947 kali pengawasan di Jawa Tengah masih muncul dugaan pelanggaran.

Sehingga ditindaklanjuti sebagai temuan yakni sebanyak 121 kegiatan (0,3 persen).

Bawaslu juga mencatat sebanyak 6.031 (14,07 persen) kegiatan pengawasan menemukan bahwa kegiatan yang ada sudah sesuai dengan aturan yang ada.

"Seluruh kegiatan pengawasan Pilkada Serentak 2020 di Jawa Tengah tersebut sudah dituangkan dalam formulir hasil pengawasan," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved