Prakiraan Cuaca
Prakiraan Cuaca: Purwokerto dan Purbalingga Diperkirakan Hujan Malam Ini
Ada juga potensi hujan ringan-sedang hingga lebat durasi singkat, terjadi di sebagian wilayah pegunungan tengah dan Jateng bagian timur.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM - Berikut prakiraan cuaca dan peringatan dini di Jawa Tengah, Jumat (2/10/2020), dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dikutip dari laman bmkg.go.id.
Menurut Forecaster BMKG Kelas II Ahmad Yani Semarang MS Fuad A, langit pada umumnya diprakirakan cerah berawan pada siang hari dan hujan ringan tidak merata pada malam hari.
Ada juga potensi hujan ringan-sedang hingga lebat durasi singkat, terjadi di sebagian wilayah pegunungan tengah dan Jateng bagian timur.
Hujan sedang juga diperkirakan terjadi di wilayah Purwokerto, Purbalingga, dan Banjarnegara, malam ini.
Sementara itu, laman prakiraan cuaca memperlihatkan, sebagian besar wilayah di Jawa Tengah berpotensi mengalami hujan ringan-sedang pada malam hari.
• Memasuki Pancaroba, Awas Cuaca Ekstrem di Kabupaten Batang
• Ini Penjelasan BMKG Soal Potensi Tsunami 20 Meter di Wilayah Selatan Jawa
• BMKG Ingatkan Masyarakat Waspada Bencana Hidrometeorologi, Kerap Terjadi di Musim Penghujan
• BMKG Ingatkan Adanya La Nina Sepanjang September-November, Ini Wilayah yang Terdampak
Suhu udara berkisar antara 22 dan mencapai 35 derajat Celcius. Kelembaban udara di seluruh wilayah berkisar antara 50 persen hingga 95 persen.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi Perairan Utara Jawa Tengah (1.25-2.5 m) dan Perairan Selatan Jawa Tengah (2.5-4.0 m).
Sebagai informasi, BMKG telah mengeluarkan informasi prakiraan awal musim hujan tahun 2020 dan masa peralihan dari kemarau ke penghujan.
"Diprediksikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode awal musim hujan mulai akhir bulan Oktober-November 2020," ungkap Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto melalui Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang Iis Widya Harmoko, Selasa (22/9/2020).
"Selama bulan September-Oktober ini, periode peralihan musim (pancaroba) dari kemarau ke penghujan masih berlangsung di beberapa wilayah Indonesia di mana kondisi hujan tidak merata dapat terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat," imbuhnya.
• Penyidik Polda Limpahkan Berkas Kasus Konser Dangdung di Kota Tegal ke Kejati Jateng
• Sandiaga Uno Dipastikan Jadi Jurkam Pasangan Gibran-Teguh di Pilkada Solo
• Tim Task Force Kemenkes Apresiasi Penanganan Covid-19 di Kebumen
Ia juga mengatakan bahwa masyarakat perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, angin puting beliung, bahkan fenomena hujan es. (tribunbanyumas/rez)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ilustrasi-hujan-di-daerah-tropis.jpg)