Senin, 11 Mei 2026

Berita Viral

Viral Video Ganjar Marah-marah ke ASN di Kantin DPRD Jateng, Ketua Dewan Angkat Bicara

Video yang menunjukkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo marah-marah ke sejumlah ASN dan pengunjung kantin Gedung DPRD Jateng viral di media sosial.

Tayang:
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Tangkapan layar video
Tangkapan layar video saat Gubernur Ganjar (kiri berdiri) memperingatkan agar pengunjung kantin DPRD menerapkan protokol kesehatan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Video yang menunjukkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo marah-marah ke sejumlah ASN dan pengunjung kantin Gedung DPRD Jawa Tengah, viral di media sosial.

Dalam video tersebut, orang nomor satu di Jateng ini terlihat meminta sejumlah pengunjung kantin menerapkan protokol kesehatan lewat cara menjaga jarak.

Dia meminta, sejumlah pengunjung untuk pindah tempat duduk karena dinilai berdekatan dan berhadapan. Terlihat sejumlah orang dengan seragam PNS dan baju biasa.

Ganjar juga meminta pengelola kantin mengatur tempat duduk sesuai protokol kesehatan. Jika tak bisa mengatur, dia menuturkan, pengelola kantin tak boleh buka.

Kejadian tersebut terjadi sebelum Ganjar menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jateng di Jalan Pahlawan Semarang, Senin (21/9/2020).

Ditarget Tekan Kasus Covid-19 2 Pekan, Gubernur Ganjar Genjot Operasi Protokol Kesehatan

Ganjar Pastikan Daya Tampung Rumah Sakit di Jateng Khusus Covid-19 Masih Cukup

Ganjar Belum Mau Tiru DKI Jakarta, Dirasa PSBB Belum Diperlukan di Jateng

Dapat Laporan Ada Ijazah Lulusan Ditahan, Ganjar Datangi Sekolah Nakal

Terkait video tersebut, Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto, angkat bicara. Pria yang akrab disapa Bambang Krebo ini mengaku memaklumi apa yang dilakukan gubernur.

Pasalnya, mayoritas yang sedang berada di kantin tersebut adalah ASN Pemprov Jateng.

"Saya bisa memahami apa yang dilakukan Gubernur Ganjar karena ASN pemprov menjadi tanggung jawab kepala daerah," ucapnya dalam keterangannya, Selasa (22/9/2020).

Meskipun demikian, ia meminta gubernur bijak dalam mengingatkan pengunjung yang sedang berada dalam kantin.

Menurutnya, gubernur tidak perlu marah-marah secara berlebihan seperti yang terlihat di video. Dari pengamatannya di video yang beredar, pengunjung sudah duduk dengan menjaga jarak.

"Selama ini, pengelola kantin saya lihat sudah mengatur kursi dengan berjarak sekitar satu meter. Mungkin, pengunjung ada yang menggeser kursi sehingga berdekatan," jelasnya.

42 Siswa SMK Neger 7 Semarang Siap Magang Kerja ke Korea dan Jerman

UPDATE Kebakaran Pasar Wage: 141 Pedagang Terdampak, Kerugian Diperkirakan Tembus Rp 20 Miliar

Kelas dan Asrama Pondok Pesantren Ibnu Sirin Tegal Dilalap Si Jago Merah

Tetap Laris, Peternak Ikan Hias di Desa Gumiwang Banjarnegara Pasok Koi Hingga Luar Daerah

Di sisi lain, ia mengomentari sikap Ganjar saat diwawancarai sejumlah awak media. Meskipun bermasker, awak media yang wawancara Ganjar tampak berdekatan.

Namun demikian, Ganjar tidak mengingatkan atau membubarkan kerumunan tersebut.

"Itu malah di depan mata gubernur. Harusnya, wartawan diingatkan untuk jaga jarak, tidak berkerumun. Ini agar tidak terkesan membeda-bedakan," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved