Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Ganjar Belum Mau Tiru DKI Jakarta, Dirasa PSBB Belum Diperlukan di Jateng

Pemprov Jateng juga berupaya terus menggenjot tes masif di seluruh kabupaten/ kota di Jawa Tengah beberapa pekan ke depan.

KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA
DOKUMENTASI - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Puri Gedeh Kota Semarang, Selasa (7/7/2020) petang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo belum akan mengambil langkah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

"Belum, kami belum berencana mengambil itu (PSBB)," kata Ganjar kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (10/9/2020).

Justru yang didorong saat ini, kata dia, adalah penegakan hukum dan sosialisasi agar masyarakat tertib menaati protokol kesehatan.

Selama Dua Tahun di Jateng, Sudah Ada 54 WNA Dideportasi, Penyebabnya Karena Ini

Delapan Kilogram Sabu Disita Polisi, Kapolda Jateng: Kami Bisa Selamatkan Nyawa 91 Ribu Jiwa

Ganjar Cek KBM Tatap Muka di Temanggung, Disebutnya Sudah Sesuai Aturan Protokol Kesehatan

Gubernur Ganjar Usulkan Debat Pilkada di Jateng Digelar Secara Virtual

Pihaknya fokus edukasi kepada masyarakat agar semuanya tertib protokol kesehatan.

Selain itu, langkah tegas berupa penegakan hukum juga diambil.

"Kami butuh dukungan dari masyarakat untuk itu."

'Makanya, penegakan hukum mulai kami lakukan serentak sejak 25 Agustus sampai akhir September 2020."

"Dan tentu bisa diperpanjang masanya kalau diperlukan," ucapnya.

Penegakan hukum, lanjutnya, sangat penting dilakukan untuk mendorong sosialisasi.

Gerakan penegakan hukum dilakukan secara masif, termasuk di zona-zona merah Jawa Tengah.

Halaman
123
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved