Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Gubernur Jateng Minta KPU Tegas, Coret Paslon yang Bandel, Bila Suka Langgar Protokol Kesehatan

Pilkada Serentak 2020 tidak ditunda alias tetap akan digelar pada 9 Desember 2020 dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat lagi.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA
DOKUMENTASI - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Puri Gedeh Kota Semarang, Selasa (7/7/2020) petang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemerintah Pusat menegaskan tidak akan menunda pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Pilkada Serentak 2020 tetap akan digelar pada 9 Desember 2020 dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat lagi.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menilai ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Pemerintah daerah (pemda), KPU, Bawaslu, dan TNI/Polri harus melakukan tindakan ekstra besar untuk menegakkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Jelang Penetapan Paslon Pilkada Serentak, Bawaslu Jateng Waspadai Ini

Disdikbud Jateng Mulai Evaluasi Simulasi KBM Tatap Muka di Tiga Daerah

Usulan Pilkada Serentak Ditunda, Gubernur Jateng: Dahulu Sudah Saya Usulkan Secara E-Voting

KPU Bolehkan Konser Musik Saat Kampanye Pilkada, Gubernur Jateng: Ora Usahlah, Kanggo Ngopo

"Kalau opsinya itu, maka semuanya harus siap."

"Ini nggak main-main, protokol kesehatan harus disiapkan secara ketat untuk mengamankan," kata Ganjar kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (22/9/2020).

Dengan dilanjutkannya proses Pilkada di tengah pandemi, ia meminta penyelenggara harus berani mengeluarkan aturan tegas.

Semua tahapan Pilkada harus dilakukan secara virtual.

Misalnya pengundian nomor urut, debat kandidat, dan tahapan lainnya.

"Tidak boleh ada pertemuan yang bisa menimbulkan kerumunan massa."

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved